Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Manajemen Budidaya Udang Vaname (Litopenaeus vannamei) di CP Prima Medan : Management of Vaname Shrimp Cultivation (Litopenaeus vannamei) at CP Prima Medan Dadang Iskandar; Vito Priyanto; Mahesky Syafikri; Juan Ringgo Sihotang; Juliwati P. Batubara; Khairani Laila; Jan Buhar Hutabarat
Pena Akuatika : Jurnal Ilmiah Perikanan dan Kelautan Vol. 25 No. 1 (2026): PENA AKUATIKA JURNAL ILMIAH PERIKANAN DAN KELAUTAN
Publisher : Fakultas Perikanan Universitas Pekalongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Udang vaname (Litopenaeus vannamei) menjadi komoditas utama dalam budidaya perikanan karena memiliki keunggulan dalam hal pertumbuhan yang cepat, toleransi lingkungan yang tinggi, serta permintaan pasar yang terus meningkat baik di tingkat nasional maupun internasional. Masalah yang sering dihadapi dalam kegiatan budidaya udang vaname yaitu manajemen budidaya yang kurang tepat seperti persiapan kolam, pemberian pakan, kualitas air, dan hama. Oleh karena itu, kegiatan Praktik Kerja Lapangan (PKL) ini bertujuan untuk mengetahui manajemen budidaya udang vaname di Tambak CP Prima Medan, Kota Medan, Sumatera Utara. Metode pengumpulan data dilakukan secara deskriptif. Jenis data yang diambil secara primer yaitu dengan terjun langsung ke lapangan yang didampingi oleh teknisi, asisten teknisi dan feeder (anak kolam) dan data sekunder diperoleh dengan melakukan dokumentasi selama kegiatan budidaya udang vaname berlangsung. Manajemen budidaya udang vaname di Tambak CP Prima Medan dimulai dari persiapan kolam, pengapuran, saluran air inlet dan outlet, pengisian air, pembersihan hama, penebaran benur, pemberian pakan, sampling, kualitas air, kecerahan, panen, dan penjualan.
Efektivitas Air Kelapa (Cocos nucifera) terhadap Maskulinisasi dan Kelulushidupan Ikan Mas Koki (Carassius auratus) Kesuma Melati; Juliwati Putri Batubara; Rumondang Rumondang; Khairani Laila; Pohan Panjaitan
Jurnal Kelautan dan Perikanan Indonesia Vol 5, No 2: Agustus (2025)
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24815/jkpi.v5i2.28214

Abstract

Ikan mas koki (Carassius auratus) merupakan salah satu jenis ikan hias air tawar bernilai ekonomis tinggi di pasar perikanan. Budidaya sistem monoseks jantan menjadi alternatif yang banyak dipilih karena ikan jantan umumnya memiliki laju pertumbuhan lebih cepat dibandingkan betina. Namun,penggunaan hormon sintetis dalam maskulinisasi menimbulkan kekhawatiran terhadap dampak lingkungan dan keamanan pangan. Penelitian ini menjawab keterbatasan studi bahan alami dalam maskulinisasi ikan mas koki sebagai alternatif pengganti hormon sintetis. Tujuan penelitian ini adalahuntuk mengevaluasi pengaruh perendaman embrio dalam air kelapa (Cocos nucifera) dengan berbagai konsentrasi terhadap maskulinisasi, tingkat penetasan telur, durasi penyerapan kuning telur, dan kelulushidupan benih ikan mas koki. Penelitian dilaksanakan selama 90 hari menggunakan RancanganAcak Lengkap (RAL) dengan lima perlakuan konsentrasi air kelapa (0%, 10%, 20%, 30%, dan 40%) dan lima ulangan masing-masing. Embrio direndam selama 8 jam pada tahap blastula. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan P3 (konsentrasi 30%) menghasilkan nisbah kelamin jantan tertinggi sebesar 63%, waktu penyerapan kuning telur tercepat (70, 20 jam), dan kelulushidupan tertinggi (58%).Sementara itu, perlakuan kontrol (P0) menunjukkan daya tetas tertinggi sebesar 72%. Perlakuan P4 (konsentrasi 40%) menunjukkan hasil terendah pada hampir seluruh parameter. Dengan demikian, air kelapa konsentrasi 30% berpotensi sebagai agen maskulinisasi alami yang efektif dan ramah lingkungan untuk diaplikasikan dalam skala budidaya ikan mas koki.