Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

DAYA TARIK DAN KANDUNGAN GIZI COOKIES IKAN GABUS (Channa striata) SEBAGAI ASUPAN BERGIZI: The Attraction and Nutritional Content of Snakehead Fish Cookies (Channa striata) as a Nutritious Intake Madyasta Rarassari; Ira Gusti Riani; Raudhatus Sa'adah; Viara Ghofaroh; Mia Ramadhini; Ellshadday M. Galingging
Pena Akuatika : Jurnal Ilmiah Perikanan dan Kelautan Vol. 25 No. 1 (2026): PENA AKUATIKA JURNAL ILMIAH PERIKANAN DAN KELAUTAN
Publisher : Fakultas Perikanan Universitas Pekalongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Cookies merupakan salah satu camilan populer yang dapat dikembangkan menjadi pangan fungsional dengan menambahkan bahan bergizi seperti ikan gabus (Channa striata), yang kaya akan protein. Penelitian ini bertujuan untuk menilai daya tarik cookies ikan gabus berdasarkan uji organoleptik, mengetahui kandungan gizinya, serta mengembangkan produk alternatif tinggi protein. Metode yang digunakan meliputi pembuatan cookies dengan tiga formulasi (P0: kontrol, P1: 20% tepung daging ikan gabus + 10% tulang ikan gabus, dan P2: 10% tepung daging ikan gabus + 20% tulang ikan gabus), dilanjutkan dengan uji hedonik oleh 31 panelis dan analisis kadar protein. Berdasarkan hasil uji hedonik diketahui bahwa sampel P0 merupakan cookies yang paling disukai oleh panelis pada keempat atribut yang dinilai, yaitu tekstur 4,32, rasa 4,22, aroma 4,29, dan warna 4,38. Sampel P2 berada di urutan kedua dengan nilai hedonik lebih tinggi dibanding P1 pada atribut tekstur 3,61, rasa 3,48, dan warna 3,93, namun sedikit lebih rendah pada aroma 3,83 dibandingkan P1 4,00. Sementara itu, sampel P1 memperoleh skor terendah pada atribut tekstur 3,32, rasa 3,25, dan warna 3,74. Hasil penelitian menunjukkan bahwa formulasi P2 memiliki kadar protein tertinggi sebesar 20,54% dan rata-rata kesukaan panelis 3,71, menunjukkan produk masih disukai secara sensoris. Cookies ikan gabus formulasi P2 berpotensi sebagai camilan bergizi dan praktis yang layak dikembangkan. Kata kunci: Cookies, ikan gabus, pangan fungsional, protein, organoleptik
Case report; Identification of Bacteria in Catfish (Pangasius sp.) at the Palembang Fish Quarantine Station Madyasta Rarassari; Marsela Aprilia
Journal of Aquaculture Science Vol 9 No 1 (2024): Journal of Aquaculture Science
Publisher : Airlangga University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20473/joas.v9i1.53385

Abstract

One of the causes of disease attacks can be caused by bacteria, two of which are Edwardsiella ictaluri and Streptococcus agalactiae which often attack catfish. One of the causes of disease attacks can be caused by bacteria, two of which are Edwardsiella ictaluri and Streptococcus agalactiae which often attack catfish. Disease attacks can be prevented as early as possible by periodically identifying certain bacteria so that it can facilitate appropriate treatment to prevent them. This activity aimed to study bacterial identification techniques in catfish (Pangasius sp.) at the Fish Quarantine Station for Quality Control and Safety of Fishery Products in Palembang. The method used in this activity is quantitative by field observation and collecting primary and secondary data. Activities carried out include the preparation of tools and materials. Media creation, test sample preparation, bacterial isolation, bacterial purification, basic tests, biochemical tests, and instrument digestion. The approach was carried out through basic tests and biochemical tests. Data analysis was presented in tabular form and discussed descriptively. Results: There were no bacteria with the characteristics of Edwardsiella ictaluri and Streptococcus agalactiae found in catfish observed from December 2022 to January 2023.