Imas Imas
Politeknik LP3I Kampus Cirebon

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

PENYULUHAN BIJAK BERSOSIAL MEDIA KEPADA MASYARAKAT DESA MEGU CILIK KECAMATAN WERU KABUPATEN CIREBON Imas Imas; Siti Komala
Jurnal Pengabdian Masyarakat Indonesia (JPMI) Vol. 1 No. 6 (2024): Agustus
Publisher : Publikasi Inspirasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62017/jpmi.v1i6.2054

Abstract

Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk memberikan pemahaman kepada Masyarakat khususnya di Desa Megu Cilik agar cerdas dan berhati-hati dalam menyebarkan dan menanggapi berita yang tersebar di media sosial. Metode yang digunakan ialah ceramah, tanya jawab, dan diskusi. Adapun materi yang disampaikan ialah cerdas, bijak dan beretika di media social. Kegiatan ini mendapat sambutan dan diikuti secara antusias oleh tokoh masyarakat. Di era teknologi yang berkembang pesat, bermain media sosial menjadi rutinitas bagi Masyarakat. Masyarakat dapat menunjukkan eksistensi diri mereka melalui media sosial dengan berbagai unggahan. Namun, media sosial juga memiliki dampak bagi penggunanya baik dampak positif maupun negatif. Dampak Positif dari bermedia sosial dapat menambah wawasan dan bertemu dengan banyak orang. Namun dibalik itu terdapat dampak negatif mengenai penyalahgunaan penggunaan media sosial. Dalam penyuluhan ini bertujuan untuk mengetahui apa saja dampak yang ada dalam media sosial dan seberapa pentingkah media sosial bagi pendidikan karakter serta seberapa pentingkah diadakannya pelatihan yang berjudul “Bijak Bermedia Sosial”. Menggunakan metode penyuluhan secara ceramah dan tanya jawab.Hasil yang diperoleh yaitu intensitas pemakaian media sosial yang berlebihan dapat menurunkan kemampuan interaksi sosial masyarakat. Oleh karena itu, menurut para masyarakat dan seluruh lapisan masyarakat, perlu adanya penyuluhan tentang bijak bermedia sosial agar mereka dapat menggunakan media sosial dengan lebih baik. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat literasi digital di desa ini merupakan salah satu alternatif pilihan yang ditawarkan oleh perguruan tinggi kepada masyarakat sekitar dalam rangka mendorong percepatan pembangunan di desa dan peningkatan kualitas sumber daya manusia di desa melalui penggunaan  digital. Kegiatan Literasi Digital yang telah dilaksanakan di Balai Desa Megu Cilik kepada seluruh tokoh masyarakat dari usia masyarakat hingga usia produktif, kami memberikan penyampaian yang dapat mereka pahami dan menampilkannya melalui presentasi agar peserta mengikuti acara selalu interaktif sehingga kami harus dapat mencairkan suasana dengan ice breaking dan sharing agar suasana menjadi kondusif.
Pemberdayaan Masyarakat melalui Kolaborasi IPTEK dalam Bidang Ekonomi Mikro (UMKM), Pendidikan dan Kemasyarakatan Desa Megu Cilik Kecamatan Weru Kabupaten Cirebon Siti Komala; Imas Imas; Amalia Hazyyati; Annisa Nursyahwani; Inna Fazriah Maulinia; Irsyad Haydar Amru; Muhammad Hafizh Mauludin; Mukhamad Soleh; Nani Ayu Pratiwi; Naura Syifa; Tika Anisah; Vikri Nurfajar
Jurnal Pengabdian Masyarakat Indonesia (JPMI) Vol. 2 No. 1 (2024): Oktober
Publisher : Publikasi Inspirasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62017/jpmi.v2i1.2385

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi dampak program Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tematik yang berfokus pada digitalisasi Ekonomi Mikro (UMKM) dan pengembangan masyarakat di Desa Megu Cilik. Melalui observasi, wawancara, dan analisis data, penelitian ini mengidentifikasi berbagai permasalahan yang dihadapi masyarakat desa, terutama dalam hal ekonomi mikro, pendidikan, dan sosial. Program KKN yang dilaksanakan berupaya mengatasi permasalahan tersebut dengan memberikan pelatihan digitalisasi UMKM, pendidikan berbasis teknologi, serta kegiatan sosial kemasyarakatan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa program KKN telah berhasil meningkatkan pengetahuan masyarakat tentang digitalisasi, mendorong pertumbuhan UMKM, dan memperkuat kohesi sosial. Namun, masih diperlukan upaya berkelanjutan untuk memastikan keberlanjutan program dan mengatasi tantangan yang masih ada. Penelitian ini menyimpulkan bahwa program KKN dapat menjadi model yang efektif dalam memberdayakan masyarakat desa dan mendorong pembangunan berkelanjutan.
Sinergi Program KKN-T dalam Meningkatkan UMKM, Pendidikan, dan Kesejahteraan Masyarakat di Desa Karangmulya Kecamatan Plumbon Kabupaten Cirebon Siti Komala; Imas Imas; Pangestu Tirto Santoso; Leonita Maharani; Sri Undartik
Jurnal Pengabdian Masyarakat Indonesia (JPMI) Vol. 2 No. 3 (2025): Februari
Publisher : Publikasi Inspirasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62017/jpmi.v2i3.3849

Abstract

Kuliah Kerja Nyata (KKN) merupakan wujud pengabdian perguruan tinggi kepada masyarakat, yang diamanatkan dalam Undang-Undang RI Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional. KKN-Tematik Politeknik LP3I Kampus Cirebon di Desa Karangmulya, Kecamatan Plumbon, Kabupaten Cirebon, bertujuan untuk memberdayakan masyarakat melalui peningkatan UMKM, pendidikan, dan infrastruktur. Observasi awal mengidentifikasi beberapa permasalahan, antara lain keterbatasan SDM, teknologi, informasi, dan pemasaran pada UMKM; kurangnya strategi pemasaran; minimnya pengetahuan siswa SMK tentang dunia kerja; kurangnya pemahaman sains pada anak usia dini; kurangnya pemahaman teknologi di perangkat desa; rendahnya minat baca anak-anak; serta kurangnya sarana kebersihan. Program KKN dirancang untuk mengatasi permasalahan tersebut melalui berbagai kegiatan, seperti pembuatan logo dan spanduk untuk UMKM air mineral, edukasi sains, sosialisasi persiapan dunia kerja bagi siswa SMK, peningkatan minat baca anak-anak, pelatihan penggunaan teknologi bagi perangkat desa, dan penyediaan sarana kebersihan. Kegiatan ini melibatkan mitra dari berbagai kalangan, termasuk pelaku UMKM, SMK PGRI 2 Plumbon, TK Sejahtera Karangmulya, perangkat desa, dan anak-anak di Desa Karangmulya. Hasil KKN menunjukkan adanya peningkatan kapasitas mitra dalam bidang yang ditargetkan. Kegiatan ini diharapkan dapat memberikan kontribusi positif bagi pengembangan potensi desa dan peningkatan kualitas hidup masyarakat, serta memberikan pengalaman berharga bagi mahasiswa dan mempererat hubungan antara perguruan tinggi dengan masyarakat.