Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Menakar Cita Rasa dan Peluang: Studi Kelayakan Usaha Pempek Cekman di Era Kuliner Modern Charlos Poltak Jeremiah Lubis; Sonia Simanullang; Umar Wafa Al-Haiban; Intan Aprillia; Resha Moniyana; Syarifah Nurbaiti
Jurnal Pengabdian Masyarakat Indonesia (JPMI) Vol. 2 No. 5 (2025): Juni
Publisher : Publikasi Inspirasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62017/jpmi.v2i5.5134

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kelayakan usaha Pempek Cekman, sebuah usaha rumahan yang bergerak di bidang makanan tradisional khas Palembang di Bandar Lampung. Studi dilakukan dengan pendekatan komprehensif meliputi aspek hukum, pasar dan pemasaran, manajemen, teknis, finansial, ekonomi, sosial, hingga lingkungan hidup. Hasil analisis menunjukkan bahwa Pempek Cekman memiliki keunggulan pada kualitas rasa, harga terjangkau, dan pemasaran yang menyesuaikan kebutuhan konsumen lokal serta online. Dari sisi hukum, usaha ini masih perlu melengkapi perizinan agar layak secara legal. Analisis pasar menegaskan potensi permintaan yang tinggi dari berbagai segmen masyarakat. Struktur organisasi yang sederhana dan penggunaan teknologi tepat guna dinilai sudah memadai untuk skala usaha rumahan. Secara finansial, usaha ini dinyatakan layak dengan Payback Period selama 7,9 bulan, NPV positif, dan Profitability Index di atas 1. Selain memberikan dampak positif bagi perekonomian keluarga, usaha ini juga berpotensi membuka lapangan kerja baru di lingkungan sekitar. Namun, tantangan utama terletak pada keterbatasan kapasitas produksi dan persaingan dengan produk sejenis. Secara keseluruhan, usaha Pempek Cekman layak untuk dijalankan dan dikembangkan dengan catatan peningkatan legalitas dan efisiensi produksi.
Pengaruh Konsumsi Rokok, Tingkat Pendidikan, dan Pendapatan Terhadap Konsumsi Kalori di Provinsi Lampung: Penelitian Umar Wafa Al-Haiban; Toto Gunarto
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Vol. 4 No. 3 (2026): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 4 Nomor 3 (Januari 202
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jerkin.v4i3.4953

Abstract

Calorie Calorie consumption is an important indicator in assessing household welfare and nutritional quality. Lampung Province is recorded as having the lowest average calorie consumption on the island of Sumatra, while simultaneously exhibiting the highest smoking prevalence in Indonesia. This condition indicates a distortion in household expenditure allocation, particularly due to cigarette consumption. This study aims to analyze the effects of cigarette consumption, income, and education level on household calorie consumption in Lampung Province. A quantitative approach is employed using district/city panel data in Lampung Province for the period 2018–2024. The analytical method applied is panel data regression, with the selection of the best estimation model conducted through the Chow test, Hausman test, and Lagrange Multiplier test. The results indicate that an increase in cigarette consumption of one thousand rupiah raises calorie consumption by 36.50 kilocalories, an increase in education level by one year increases calorie consumption by 154.34 kilocalories, and an increase in income of one thousand rupiah raises calorie consumption by 19.76 kilocalories. These findings suggest that improvements in income and education play a crucial role in enhancing household energy consumption. This study is expected to provide empirical evidence for the formulation of integrated cigarette control policies aimed at improving nutritional quality and educational attainment in Lampung Province.