Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Edukasi Membangun Kebiasaan Menabung Sejak Dini Melalui Program Tabungan Sekolah di MTs Negeri 1 Tanjung Jabung Timur Talia Ramadhani; Kuswanto; Ria Astuti Safitri; Haeran; Agus Kurniawan; Ridho Margandi
Jurnal Pengabdian Masyarakat Indonesia (JPMI) Vol. 3 No. 2 (2025): Desember
Publisher : Publikasi Inspirasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62017/jpmi.v3i2.6315

Abstract

Kegiatan menabung merupakan salah satu bentuk pendidikan karakter yang penting untuk ditanamkan sejak dini. Melalui program tabungan sekolah, siswa diharapkan mampu mengembangkan sikap hemat, disiplin, dan bertanggung jawab dalam mengelola keuangan. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pelaksanaan program tabungan sekolah di MTs Negeri 1 Tanjung Jabung Timur serta dampaknya terhadap pembentukan kebiasaan menabung siswa. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Pelaksanaan pengabdian masyarakat ini merupakan kegiatan mahasiswa melalui kegiatan Praktek Pengalaman Lapangan (PPL). Pengabdian masyarakat ini menggunakan metode Asset Based Community Development (ABCD) yang merupakan model pendekatan pengembangan masyarakat dalam bentuk edukasi. Pelaksanaan kegiatan dilakukan dengan beberapa tahapan pelaksanaan program, yaitu observasi, perencanaan kegiatan, koordinasi kegiatan dan pelaksanaan kegiatan. Kesimpulan dari hasil pengabdian adalah pelaksanaan edukasi membangun kebiasaan menabung sejak dini melalui program tabungan sekolah di MTs Negeri 1 Tanjung Jabung Timur ini telah selesai dilaksanakan. Hasil yang diperoleh dari kegiatan edukasi ini dapat meningkatkan pengetahuan dan wawasan para siswa MTs Negeri 1 Tanjung Jabung Timur terkait pentingnya membiasakan diri menabung sejak dini. Hal ini akan sangat berdampak dalam kehidupan para siswa di kemudian hari.
Tinjauan Prinsip-Prinsip Ekonomi Islam Dalam Praktik Memasarkan Ikan Asin (Studi Kasus Kelurahan Nipah Panjang I) Talia Ramadhani; Wargo Wargo; Wandi Wandi; Sayida Khoiratun Nisak; Sarwono Sarwono; Tutus Eka Putra
Journal of Innovative and Creativity (Joecy) Vol. 6 No. 2 (2026)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study aims to analyze the application of Islamic economic principles in the marketing practices of salted fish businesses in Nipah Panjang I Urban Village, Nipah Panjang District. Islamic economics teaches that marketing activities must be grounded in values ​​such as honesty (ṣidq), trustworthiness (amanah), justice ('adl), and transparency, while avoiding elements of gharar (uncertainty), tadlis (deception), and practices that disadvantage others. This research employs a qualitative method using a case study approach. Data were collected through observation, interviews, and documentation involving salted fish business operators in Nipah Panjang I. Data analysis was conducted through data reduction, data presentation, and conclusion drawing. The results indicate that the majority of salted fish business operators have implemented several Islamic economic principles in their marketing activities, such as maintaining product quality, treating consumers courteously, and providing information regarding prices and product types. However, some practices were found to be not fully aligned with Islamic economic principles—such as a lack of transparency regarding the quality of certain products and business competition that does not fully reflect the values ​​of justice and Islamic business ethics. Overall, salted fish marketing practices in Nipah Panjang I are moving toward the application of Islamic economic principles, although there is still a need to enhance the business operators' understanding and awareness of Islamic business ethics so that marketing activities can be conducted more professionally, fairly, and in accordance with Sharia.