Tessa Maria Ekklesia Aritonang
Universitas Mulawarman

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Edukasi pengelolaan sampah dan pengadaan tempat sampah pintar di SDN 005 Muara Badak Natanael Primus Lung; Lidia Aprilia Putri; Sabrina Nur Fahriana; Hesti Marwah Haerunnisa; Rypki Setiawan; Alif Fadlan Badali; Tessa Maria Ekklesia Aritonang; Dinda Nur Aini; Siti Rahmah; Marnia Toding; Muhammad Fajrin Mirsad; Searphin Nugroho
KACANEGARA Jurnal Pengabdian pada Masyarakat Vol 9, No 2 (2026): Mei(Article in Progress)
Publisher : Institut Teknologi Dirgantara Adisutjipto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.28989/kacanegara.v9i2.3351

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran lingkungan serta membiasakan perilaku pengelolaan sampah pada siswa Sekolah Dasar Negeri (SDN) 005 Muara Badak. Program ini mengombinasikan edukasi pengelolaan sampah dengan pengadaan inovasi berupa tempat sampah pintar berbasis Internet of Things (IoT). Peralatan utama dalam program ini mencakup dua unit tempat sampah pintar berkapasitas 60 liter yang dilengkapi sensor ultrasonik HC-SR04 untuk mendeteksi keberadaan sampah serta servo motor SG90 untuk mengontrol penutup secara otomatis. Sistem dikendalikan oleh mikrokontroler ESP32 yang diprogram menggunakan Arduino IDE sehingga memudahkan pengoperasian dan pemantauan secara real-time. Metode pelaksanaan meliputi tahapan identifikasi masalah di lingkungan sekolah, survei lapangan untuk mengukur tingkat pemahaman dan ketersediaan fasilitas, perancangan dan pembuatan alat dengan desain ergonomis sesuai kebutuhan siswa, hingga pelaksanaan sosialisasi edukatif. Kegiatan sosialisasi dilakukan secara interaktif melalui media presentasi dan praktik langsung penggunaan prototipe untuk mengenalkan pemilahan sampah organik dan anorganik secara tepat. Hasil kegiatan menunjukkan antusiasme tinggi dari siswa serta peningkatan kemampuan dalam membedakan jenis sampah. Hal ini menunjukkan keberhasilan program dalam menanamkan kesadaran pentingnya kebersihan dan pengelolaan sampah sejak dini, serta berpotensi direplikasi di sekolah lain.