Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Analisis Literatur: Efektivitas Sistem Pengendalian Intern Pemerintah dalam Meningkatkan Kualitas Laporan Keuangan Pemerintah Daerah Lativa Yuswanita; Diva Trimuliani, Nur Fadillah Suprayitno, Kurniawan Harminsyah Baharuddin
YUME : Journal of Management Vol 9, No 2
Publisher : Pascasarjana STIE Amkop Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37531/yume.v9i2.11463

Abstract

Laporan keuangan pemerintah memiliki fungsi strategis dalam memastikan transparansi serta akuntabilitas pengelolaan keuangan negara. Meskipun demikian, temuan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) masih menunjukkan adanya kelemahan pada sistem pengendalian intern dan ketidakpatuhan terhadap regulasi, yang berdampak pada rendahnya kualitas laporan keuangan pemerintah daerah. Penelitian ini bertujuan untuk menelaah pengaruh penerapan Sistem Pengendalian Intern Pemerintah (SPIP) terhadap mutu laporan keuangan, mengidentifikasi faktor yang mendukung maupun menghambat pelaksanaannya, serta menganalisis kaitan antara tingkat maturitas SPIP dengan opini audit BPK. Kajian ini menggunakan metode Systematic Literature Review (SLR) dengan pendekatan deskriptif kualitatif terhadap sepuluh sumber ilmiah dan laporan resmi terbitan tahun 2020–2025. Hasil studi menunjukkan bahwa penerapan SPIP berkontribusi positif terhadap peningkatan kualitas laporan keuangan, terutama dari sisi relevansi, keandalan, dan penyajian yang wajar. Efektivitas SPIP dipengaruhi oleh kompetensi aparatur, komitmen pimpinan, budaya organisasi, serta pemanfaatan teknologi informasi. Sebaliknya, penerapan SPIP yang hanya bersifat administratif belum memberikan dampak nyata terhadap kualitas laporan keuangan. Selain itu, peningkatan tingkat maturitas SPIP berkorelasi positif dengan perolehan opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari BPK. Dengan demikian, penguatan pelaksanaan SPIP secara menyeluruh dan berkelanjutan menjadi kunci untuk memperbaiki mutu laporan keuangan daerah serta memperkokoh tata kelola keuangan publik yang transparan dan akuntabel.
Meta-Analisis Faktor Pendorong dan Penghambat Adopsi Teknologi UMKM di Tanah Laut Khalid Al Hadring Smith; Ardi Kurniawan; Lativa Yuswanita; Kurniawan Harminsyah Baharuddin
Jurnal Mirai Management Vol 10, No 2 (2025)
Publisher : STIE AMKOP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37531/mirai.v10i2.10073

Abstract

Transformasi digital menjadi kunci peningkatan daya saing usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di era Revolusi Industri 4.0. Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi faktor pendorong dan penghambat adopsi teknologi pada UMKM di Indonesia dengan fokus kontekstual pada Kabupaten Tanah Laut, Kalimantan Selatan. Metode yang digunakan adalah systematic literature review (SLR) dan meta-analysis terhadap 35 artikel ilmiah, laporan BPS, serta dokumen kebijakan terkait digitalisasi UMKM pada periode 2014–2025. Analisis dilakukan melalui content analysis dan thematic coding berdasarkan kerangka teori Technology Acceptance Model (TAM), Diffusion of Innovations (DOI), dan Unified Theory of Acceptance and Use of Technology (UTAUT). Hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor pendorong adopsi teknologi meliputi persepsi kemudahan dan kegunaan teknologi, dukungan kebijakan pemerintah, ketersediaan infrastruktur digital, serta pengaruh sosial dan jejaring bisnis. Faktor penghambat mencakup rendahnya literasi digital, keterbatasan biaya, infrastruktur internet yang belum merata, dan resistensi terhadap perubahan. Analisis kontekstual Tanah Laut memperlihatkan peran pemerintah lokal yang dominan melalui program pelatihan dan fasilitasi modal, namun hambatan infrastruktur dan literasi digital masih menjadi tantangan utama. Penelitian ini merekomendasikan peningkatan literasi digital berbasis komunitas, pengembangan infrastruktur internet di desa produktif, insentif fiskal untuk early adopter, serta penguatan kolaborasi triple helix guna membangun ekosistem inovasi. Temuan ini diharapkan menjadi referensi akademis dan masukan kebijakan dalam mempercepat transformasi digital UMKM di daerah semi-periferal. Kata kunci: UMKM, Adopsi Teknologi, Digitalisasi, Meta-Analisis, Literasi Digital.