Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Representation of Liturgical Symbolic Meaning in the Temporary Worship Space of the St. Pius X Catholic Church, Karanganyar Bonifacio Bayu Senasaputro; Riandy Tarigan; Fransiska Helena Putri
Jurnal Lingkungan Binaan Indonesia Vol. 15 No. 1 (2026): JLBI
Publisher : Ikatan Peneliti Lingkungan Binaan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32315/jlbi.v15i1.582

Abstract

In the Catholic Church tradition, the worship space serves as a critical architectural framework for liturgical activities and for spatial articulations of symbolic meaning that structure ritual experience. Previous studies have predominantly addressed permanent church buildings, while investigations into temporary worship spaces remain limited, particularly in terms of their spatial adaptability and symbolic performance. This study aims to examine how the Pastoral Service Building, adapted as a temporary worship space at St. Pius X Catholic Church, Karanganyar, spatially represents liturgical symbolic meaning and constructs a sense of sacredness through architectural configuration. The research adopts a qualitative case study approach, employing direct observation of spatial geometry, circulation patterns, visual orientation, and lighting conditions during liturgical celebrations, complemented by in-depth interviews with the pastor, church administrators, and congregants. A semiotic framework is used to analyze and interpret spatial signs and architectural elements within the liturgical context. The findings show that despite physical constraints and the absence of permanent sacred elements, strategic spatial arrangement, such as geometry, circulation, congregation–altar orientation, sanctuary configuration, and lighting, preserves the symbolic structure of Catholic liturgy and supports a coherent ritual experience. The study offers insights into adaptive design strategies for temporary worship spaces, particularly in addressing spatial constraints while preserving symbolic and ritual functions.
STRATEGI PENGEMBANGAN KAWASAN PESISIR ‘PANTAI ALAM INDAH’ KOTA TEGAL MELALUI KONSEP SUSTAINABLE WATERFONT-CITY Bonifacio Bayu Senasaputro; G. Epri Widiangkoso
Jurnal Desain Lingkungan Binaan Indonesia Vol. 1 No. 1 (2024): JDLBI
Publisher : Ikatan Peneliti Lingkungan Binaan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32315/JDLBI.v1i1.353

Abstract

Kawasan pesisir pantai Alam Indah Kota Tegal saat ini menghadapi tantangan pembangunan akibat pertumbuhan perkotaan yang cepat, yang memerlukan strategi pengembangan yang berkelanjutan. Permasalahan yang terdapat pada PAI Kota Tegal adalah tingkat sedimentasi yang cukup tinggi, yang diakibatkan oleh adanya pengendapan sedimen yang terbawa oleh arus sungai pada daerah muara Sungai Kali Ketiwon serta dengan adanya arus laut pada muara sungai yang dapat mengakibatkan terjadinya pengendapan sedimen dalam volume yang cukup besar. Tujuan penulisan artikel ini adalah sebagai arahan rancang untuk menentukan dan mengevaluasi strategi pengembangan kawasan pesisir pantai yang memadukan keberlanjutan lingkungan adaptif, sosial, dan ekonomi. Metode perencanaan dalam artikel ini adalah holistik-terintegrasi, yang didasari oleh data survei lapangan, serta rekomendasi arahan rancang yang dihasilkan secara empiris. Hasil dari perencanaan ini menunjukkan bahwa penerapan konsep Sustainable Waterfront-City dapat menjadi arahan untuk meningkatkan kualitas lingkungan pesisir, ajang penggerak melalui partisipasi masyarakat, serta mendukung pertumbuhan ekonomi lokal. Manfaat hasil perencanaan ini adalah menjadi solusi efektif dalam menghadapi tantangan perkembangan kepariwisataan yang adaptif terhadap perkembangan jaman. Selain itu juga dapat memberikan panduan praktis bagi pemerintah setempat dan pemangku kepentingan lainnya dalam merancang dan melaksanakan strategi pengembangan kawasan pesisir yang berdaya tahan di Kota Tegal dan kota-kota pesisir lainnya di Indonesia.