Windiarti Dwi Purnaningrum
Terapi Wicara dan Bahasa, Poltekkes Kemenkes Surakarta

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Efektivitas Metode Drill dalam Meningkatkan Kosakata Ekspresif Anak Autism Spectrum Disorder melalui Intervensi Pembelajaran Terstruktur Aulia Anggi Rhistiana; Dodiet Aditya Setyawan; Windiarti Dwi Purnaningrum
Murhum : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 7 No. 1 (2026): Juli
Publisher : Perkumpulan Pengelola Jurnal (PPJ) PAUD Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37985/murhum.v7i1.2088

Abstract

Anak dengan Autism Spectrum Disorder (ASD) umumnya mengalami hambatan dalam perkembangan bahasa, khususnya pada kemampuan kosakata ekspresif. Intervensi yang terstruktur dan berulang diperlukan untuk mengoptimalkan kemampuan tersebut, salah satunya melalui metode drill. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh metode drill terhadap peningkatan kosakata ekspresif anak dengan ASD. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain pra-eksperimental one-group pretest–posttest. Sampel terdiri atas 10 anak ASD usia 3–12 tahun yang dipilih melalui purposive sampling. Pengukuran menggunakan instrumen Expressive One-Word Picture Vocabulary Test (EOWPVT). Intervensi diberikan selama enam sesi, masing-masing berdurasi 30 menit dengan media flashcard. Analisis data menggunakan uji Paired Samples T-Test. Hasil menunjukkan adanya peningkatan yang signifikan (p < 0,05), dengan rata-rata skor meningkat dari 38,30 menjadi 77,20. Temuan ini mengindikasikan bahwa metode drill efektif dalam meningkatkan kosakata ekspresif anak dengan ASD. Implikasi penelitian ini menunjukkan bahwa metode drill dapat digunakan sebagai alternatif intervensi yang sistematis dan aplikatif dalam terapi bahasa.
Hubungan Early Literacy Skills dengan Digit Memory Anak Usia 4-6 Tahun Citra Tri Avinda; Windiarti Dwi Purnaningrum; Arif Siswanto
Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 10 No. 2 (2026)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/obsesi.v10i2.8167

Abstract

Keterampilan literasi awal merupakan fondasi akademik krusial yang berkaitan erat dengan kapasitas digit memory. Penelitian kuantitatif korelasional ini bertujuan menganalisis hubungan kedua variabel pada 36 anak prasekolah di Surakarta. Data dikumpulkan melalui instrumen literasi awal serta tes memori angka (forward dan backward), kemudian dianalisis menggunakan uji Spearman Rank. Hasil menunjukkan korelasi positif signifikan pada tingkat moderat terhadap deret maju (r = 0,411; p = 0,013) dan deret mundur (r = 0,478; p = 0,003). Temuan ini mengindikasikan bahwa literasi awal lebih dominan melibatkan manipulasi informasi (central executive) daripada penyimpanan pasif, dengan kekuatan korelasi yang dipengaruhi oleh transparansi ortografi bahasa Indonesia. Simpulan utama penelitian membuktikan bahwa efisiensi literasi selaras dengan kemampuan pemrosesan memori kerja aktif. Implikasinya, pendidik disarankan mengintegrasikan stimulasi manipulasi memori dan penyederhanaan instruksi untuk mengoptimalkan kesiapan kognitif anak.
Profil Keterampilan Komunikasi Anak Autism Spectrum Disorder Berdasarkan Lima Dimensi Perkembangan Vanessa Febiola Lumban Toruan; Alfiani Vivi Sutanto; Windiarti Dwi Purnaningrum
Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 10 No. 2 (2026)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/obsesi.v10i2.8200

Abstract

Penelitian ini bertujuan memetakan profil keterampilan komunikasi pada anak Autism Spectrum Disorder (ASD) di Surakarta sebagai dasar perencanaan intervensi yang lebih tepat. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain deskriptif. Subjek penelitian berjumlah 85 anak ASD yang dipilih melalui teknik purposive sampling. Instrumen yang digunakan berupa Kuesioner Keterampilan Komunikasi yang mencakup empat komponen utama, yaitu komunikasi verbal, komunikasi nonverbal, kemampuan bahasa dan kognitif, serta aspek interpersonal dan intrapersonal. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar responden berada pada kategori kemampuan komunikasi sedang. Tidak ditemukan responden yang berada pada kategori tinggi pada aspek komunikasi verbal dan nonverbal. Namun, terdapat 19 anak yang berada pada kategori tinggi pada kemampuan bahasa dan kognitif, serta 18 anak pada kemampuan interpersonal dan intrapersonal. Temuan ini menunjukkan adanya defisit pragmatik yang menjadi karakteristik utama pada anak ASD, sekaligus menggambarkan adanya variasi kemampuan komunikasi pada beberapa subkelompok anak dengan ASD. Pemetaan ini diharapkan dapat menjadi dasar pengembangan strategi intervensi yang lebih efektif.