Naila Fikrina Afrih Lia
Pendidikan Islam Anak Usia Dini, Universitas Islam Negeri Walisongo

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

ZOMA: An Innovative Deep Learning Model for Early Childhood Education Isnaini Jihan Luthfiana; Naila Fikrina Afrih Lia; Mursid Mursid
Journal of Education Research Vol. 7 No. 2 (2026)
Publisher : Perkumpulan Pengelola Jurnal PAUD Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37985/jer.v7i2.3610

Abstract

The Play Zone (ZOMA) Learning Model is an early childhood education innovation designed to holistically develop all aspects of a child’s development. This study aims to describe the development, structure, and implementation of the Play Zone (ZOMA) Learning Model as a child-centered early childhood education innovation at the IT Permata Hati Kindergarten, Semarang. This study employs a descriptive qualitative approach. Data were collected through direct observation, in-depth interviews with the principal and classroom teachers, and learning documentation. The research subjects included the Principal, 2 teachers, and 13 students in Group A. The ZOMA model integrates three theoretical pillars—Piaget’s cognitive development, Vygotsky’s social constructivism, and Montessori’s independence—into 6 active development zones. The strength of this model lies in the density of its micro-elements, where each type of play activity must incorporate all 6 elements simultaneously (sensory-motor, role-play, construction, numeracy, literacy, and religion and character) by utilizing natural materials from the surrounding environment (loose parts). The ZOMA model effectively breaks down the physical limitations of school facilities and the constraints of teacher availability through the design of meaningful, flexible, and holistically integrated play.
Internalisasi Nilai Ketauhidan melaui Storytelling Media TV Kardus Dinda Amalia Aghna Rosyada; Naila Fikrina Afrih Lia
Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 10 No. 2 (2026)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/obsesi.v10i2.8244

Abstract

Internalisasi nilai ketauhidan pada anak usia dini merupakan dasar penting yang sering kali terkendala oleh pendekatan konvensional yang terlalu abstrak. Penelitian ini bertujuan menganalisis proses internalisasi nilai ketauhidan melalui storytelling Nabi Nuh dengan media TV Kardus dalam pembelajaran kisah Nabi Nuh. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan subjek penelitian delapan peserta didik usia 3-4 tahun. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi yang diuji keabsahannya melalui triangulasi sumber dan teknik. Analisis data dilakukan secara deskriptif melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa proses internalisasi terjadi melalui transformasi konsep tauhid yang abstrak menjadi visualisasi konkret dan interaktif. Media TV Kardus memudahkan anak mengenal Allah sebagai Tuhan Yang Maha Esa, mengenal Nabi, memudahkan anak dalam mengenal Allah sebagai Tuhan Yang Maha Esa, dan memahami bahwa Allah Maha Pencipta. Pemanfaatan Alat Permainan Edukatif (APE) berbasis bahan daur ulang ini menjadi solusi bagi lembaga PAUD untuk mengontekstualisasikan nilai agama secara kreatif, ekonomis, dan bermakna bagi anak usia dini.