Khairurizal Alfathdyanto
Politeknik Elektronika Negeri Surabaya

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Pengembangan Sistem Auto Take-Off pada UAV Talon Y-Tail untuk Meningkatkan Performa Manuver dan Kestabilan Khairurizal Alfathdyanto; Luki Septya Mahendra; Rico Dwi Candra; Khoyrur Roziqin Yusha; Mochammad Lukman Hakim; Noviana Rustanti; Nofria Hanafi
TELKA - Telekomunikasi Elektronika Komputasi dan Kontrol Vol 12 No 1 (2026): TELKA
Publisher : Jurusan Teknik Elektro UIN Sunan Gunung Djati Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15575/telka.v12n1.44-54

Abstract

Penelitian ini berfokus pada pengembangan sistem auto take-off untuk Unmanned Aerial Vehicle (UAV) jenis Talon Y-Tail guna meningkatkan stabilitas dan keandalan wahana dalam operasi penerbangan secara aoutonomous. Proses lepas landas merupakan tahap krusial yang dapat mempengaruhi keberhasilan misi, dimana ketidakstabilan dalam lepas landas manual sering kali menyebabkan gangguan manuver dan dapat memperpendek umur operasional UAV. Penelitian ini merancang kontrol otomatis dengan kontrol Proportional-Integral-Derivative (PID) untuk pitch, roll dan yaw. Performa sistem diuji melalui pengujian launcher catapult dan pengujian terbang (flight test) dengan dua skenario jalur yang dibuat melalui waypoint. Pengujian catapult dilakukan dengan variasi Panjang 1,0 meter dan 0,7 meter untuk mengetahui pengaruh panjang catapult terhadap performa UAV Talon Y-Tail saat lepas landas. Flight test dilakukan untuk melihat kemampuan UAV Talon Y-Tail dalam kestabilan parameter untuk pitch, roll dan yaw. Pengujian panjang catapult menunjukkan dengan panjang 1,0 m memberikan hasil terbaik, menghasilkan gaya dorong 2,5 Nm dan kecepatan lepas landas ±30 m/s. Flight test dilakukan dengan skenario jalur 1 (waypoint) dan 2 (waypoint dan manuver loiter). Pada jalur 1, pesawat mampu mengikuti pola dengan stabil tanpa gangguan berarti. Pada jalur 2, UAV dapat menjalankan manuver loiter sesuai waypoint, meskipun tetap terdapat deviasi grafik pitch dan roll yang signifikan yaitu lebih dari 80°.