Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Implementasi Etika Profesional Dalam Menjaga Kerahasiaan Dan Objektivitas Asesmen Psikologi Di Bimbingan Dan Konseling Nurul Khasanah
ARIMA : Jurnal Sosial Dan Humaniora Vol. 2 No. 4 (2025): Mei
Publisher : Publikasi Inspirasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62017/arima.v2i4.4839

Abstract

Penelitian ini mengkaji penerapan etika profesional dalam menjaga kerahasiaan dan objektivitas asesmen psikologi pada bimbingan dan konseling. Tujuan utama adalah memahami cara menjaga kerahasiaan hasil asesmen serta mengidentifikasi tantangan dan solusi dalam menjaga objektivitas. Metode yang digunakan adalah penelitian kepustakaan dengan analisis literatur terkait prinsip etika dan mekanisme perlindungan data. Hasil menunjukkan bahwa menjaga kerahasiaan melibatkan pembatasan akses data dan persetujuan klien, kecuali dalam keadaan darurat. Komunikasi hasil asesmen harus dilakukan secara jelas dan empatik agar klien dapat memahami tanpa merasa cemas. Objektivitas asesmen menghadapi tantangan dari bias personal, tekanan eksternal, dan keragaman budaya, sehingga diperlukan penggunaan alat asesmen yang valid, pelatihan berkelanjutan, dan konsultasi antar sejawat. Strategi ini terbukti efektif menjaga kualitas asesmen dan kerahasiaan data. Kesimpulannya, peningkatan kapasitas profesional dan kerja sama institusional sangat penting untuk mengoptimalkan penerapan etika profesional dalam asesmen psikologi di bimbingan dan konseling.
Literature Study on the Utilization of Audiovisual Media in Hànzì Learning in the Digital Era Nurul Khasanah; Nur Muji Arti Hidayah; Jennica Debby Verima Latuharhary
International Journal of Chinese Interdisciplinary Studies Vol. 3 No. 1 (2025): IJCIS: INTERNATIONAL ARTICLE CONTEST
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/ijcis.v3i1.45428

Abstract

All students will go through hànzì study as part of their Chinese language proficiency journey. Hànzì learning is frequently seen by students as a challenging aspect of learning Chinese, particularly when it comes to writing and character recognition. As the digital age progresses, Hànzì learning is being improved through the use of audiovisual materials including cartoon movies, animated videos, and online resources like YouTube. This study aims to provide a thorough analysis of the literature on the use of audiovisual materials for Hànzì learning at different educational levels. Researching the literature by examining pertinent papers, journals, and reports was the approach taken. The findings of this study demonstrate that audiovisual materials are a successful teaching tool for Mandarin throughout a range of educational levels, from early childhood education to vocational schools. For elementary school students, animated movies and music videos enhance vocabulary acquisition; they receive an average score of 90–100 and complete them all. 90% of Vocational High School students acknowledge the value of YouTube videos like Little Fox Chinese, which aid in pronunciation and contextual comprehension. Over 80% of youngsters in early childhood education centers surpassed the competency level by watching educational films.