Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Strategi Guru PPKn Dalam Membangun Karakter Siswa Melalui Pembelajaran Terintegrasi (Studi Kasus di SMPN 11 Mataram) Tri Rahayu; Putri Jasmine; Mohamad Mustari
ARIMA : Jurnal Sosial Dan Humaniora Vol. 3 No. 1 (2025): Agustus
Publisher : Publikasi Inspirasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62017/arima.v3i1.5053

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi pembelajaran PPKn yang terintegrasi dengan pembentukan karakter siswa dan mengevaluasi efektivitasnya dalam mengembangkan nilai-nilai karakter di SMPN 11 Mataram. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara mendalam, dan observasi partisipatif. Subjek penelitian terdiri dari guru PPKn dan 9 siswa yang mewakili kelas VII, VIII, dan IX. Analisis data dilakukan menggunakan teknik analisis interaktif yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi pembelajaran PPKn terintegrasi berhasil diterapkan melalui pendekatan kontekstual dengan berbagai metode seperti diskusi kelompok, role playing, dan project-based learning. Implementasi pembelajaran terintegrasi terbukti efektif dalam mengembangkan nilai-nilai karakter seperti kejujuran, tanggung jawab, dan toleransi pada siswa. Dampak positif terlihat dari peningkatan partisipasi aktif siswa (89% memberikan respons sangat baik), penurunan tingkat keterlambatan dari 15% menjadi 5%, dan berkurangnya pelanggaran tata tertib dari 8 kasus menjadi 2-3 kasus per bulan. Pembelajaran terintegrasi juga berhasil meningkatkan motivasi belajar siswa (78% memberikan respons sangat baik) dan kemampuan penerapan nilai karakter dalam kehidupan sehari-hari. Penelitian ini menyimpulkan bahwa pembelajaran PPKn terintegrasi dengan pembentukan karakter memberikan kontribusi signifikan terhadap perkembangan kepribadian siswa secara holistik dan dapat menjadi model pembelajaran yang efektif untuk diterapkan di sekolah-sekolah lain.  
Transformasi Pelayanan Digital Melalui Layanan Si Intan BPMP NTB Dalam Pengelolaan Pengaduan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) Khaeroniq Zaennurain; Tri Rahayu; Putri Jasmine; Maula Desti Siltania; Muhammad Khalilurrahman
Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang Vol. 12 No. 3 (2026): Volume 12 No. 3, September 2026 Produce
Publisher : STKIP Subang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36989/didaktik.v12i3.17832

Abstract

Digital transformation in public services has become one of the government's strategic efforts to improve service quality by making it more effective, transparent, and responsive. The West Nusa Tenggara Center for Education Quality Assurance (BPMP NTB) developed Si INTAN as a digital information and complaint service to support the implementation of the Student Admission System (SPMB). This study aims to (1) describe the complaint management mechanism of SPMB through the Si INTAN service at BPMP NTB; (2) analyze the extent to which digital service transformation through Si INTAN enhances transparency, responsiveness, and public satisfaction; and (3) identify the challenges and supporting factors in implementing Si INTAN as a digital complaint management instrument in West Nusa Tenggara Province. This study employed a descriptive qualitative approach using in-depth interviews and a literature review for data collection. The research informants consisted of the SPMB coordinator and the technical administrator of Si INTAN at BPMP NTB. Data were analyzed using the interactive model of Miles, Huberman, and Saldaña. The findings indicate that the complaint management mechanism through Si INTAN is conducted systematically, beginning with the submission of complaints via the official website, followed by verification and clarification by the responsible officers, and ending with the provision of appropriate solutions in accordance with established procedures. The implementation of Si INTAN has improved service accessibility, information transparency, and responsiveness in handling public complaints, enabling the public to access services without visiting the BPMP NTB office directly. However, several challenges remain, including varying levels of digital literacy, limited internet connectivity in certain areas, and the need for continuous public outreach. Therefore, strengthening digital infrastructure, enhancing human resource capacity, and expanding public awareness initiatives are essential to optimize Si INTAN as an effective digital complaint management instrument in supporting the implementation of SPMB in West Nusa Tenggara Province.