Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Perkembangan Museum Kretek Kudus sebagai Identitas Budaya Lokal Nabilatuzzahra’; Siti Nafisah; Listya Mella Amalia; Siti Khozainul Muna; Mohammad Ainun Najib; Dany Miftah M. Nur
ARIMA : Jurnal Sosial Dan Humaniora Vol. 3 No. 2 (2025): November
Publisher : Publikasi Inspirasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62017/arima.v3i2.6244

Abstract

Penurunan minat Masyarakat  untuk berkunjung ke Museum Kretek Kudus dalam beberapa tahun terakhir mengalami penurunan, hal ini menjadi perhatian sosial yang cukup mencolok. Hal ini disebabkan karena museum ini menyimpan sejarah panjang industri kretek yang telah lama membentuk karakter sosial, ekonomi, dan budaya masyarakat Kudus. Kondisi ini menunjukkan bahwa peran museum dalam menjaga identitas lokal belum bisa dimaksimalkan secara baik. Dari situ, penelitian ini dilakukan untuk meneliti perkembangan Museum Kretek Kudus sejak didirikan hingga saat ini, serta menganalisis kontribusi museum dalam memperkuat identitas budaya masyarakat setempat. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif, dengan melakukan observasi langsung pada 6 November 2025 dan meninjau berbagai literatur terkait museum, sejarah industri kretek, serta upaya pelestarian budaya. Semua data yang dikumpulkan kemudian dianalisis secara sistematis melalui proses reduksi, penyajian, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Museum Kretek tidak hanya menyimpan berbagai artefak seperti alat produksi, arsip sejarah, foto dokumentasi, dan diorama pembuatan kretek, tetapi juga menjalankan peran edukatif melalui penyebaran narasi budaya dan sejarah industri kretek kepada generasi muda. Museum ini berfungsi sebagai pengingat kolektif masyarakat, melindungi budaya material, memperkenalkan nilai-nilai kerja dan solidaritas sosial yang ada di Kudus, serta memperkuat identitas masyarakat sebagai “Kota Kretek.” Penelitian ini menyimpulkan bahwa Museum Kretek Kudus memegang peran penting dalam menjaga budaya lokal, sehingga keberlanjutan museum ini perlu didukung oleh pemerintah, institusi pendidikan, dan masyarakat agar tetap relevan di tengah perubahan zaman yang semakin cepat.
Tradisi Ampyang Maulid Sebagai Sarana Pelestarian Nilai Sosial – Religius dan Identitas Budaya Masyarakat Loram Kulon Frida Amalia Ramadhani; Alia Shafa Noria; Richa Jauharatuz Zahroh; Muhammad Choirul Anwar; Alfin Zakaria Firmansyah; Dany Miftah M. Nur
ARIMA : Jurnal Sosial Dan Humaniora Vol. 3 No. 2 (2025): November
Publisher : Publikasi Inspirasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62017/arima.v3i2.6263

Abstract

Tradisi Ampyang Maulid di Loram Kulon menghadapi tantangan modernisasi dan penurunan pemahaman budaya generasi muda, mendesak pelestarian nilai sosial-religius dan identitas lokal di tengah ancaman komodifikasi serta resistensi sebagian kelompok. Penelitian ini bertujuan menganalisis kontribusi tradisi dalam pelestarian nilai serta mengungkap strategi agar warisan ini tetap relevan. Melalui metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif yang melibatkan peneliti terjun langsung ke lokasi di Desa Loram Kulon untuk mengumpulkan informasi, penelitian ini menemukan bahwa revitalisasi pasca-2010 melalui integrasi Loram Expo berhasil menguatkan ekonomi dan solidaritas warga. Tradisi ini efektif menginternalisasi nilai gotong royong dan spiritualitas sekaligus mengukuhkan identitas melalui kolaborasi lintas elemen, meski masih dihadapkan pada tantangan perbedaan pandangan keagamaan dan pelanggaran ketertiban yang memerlukan kajian lanjutan mengenai strategi edukasi kultural yang lebih efektif bagi generasi mendatang.
Nilai-nilai IPS dalam Tradisi Baratan di Kalinyamat Jepara sebagai Media Pendidikan Karakter Religius dan Gotong Royong Astna Rif’atun Najihah; Natasyafaus Samawati; Wilda Fatchiyatur Rohmah; Isna Zahrotul Ma’wa; Isna Khoirun Nisa; Dany Miftah M. Nur
ARIMA : Jurnal Sosial Dan Humaniora Vol. 3 No. 2 (2025): November
Publisher : Publikasi Inspirasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62017/arima.v3i2.6266

Abstract

Fenomena sosial di masyarakat menunjukkan bahwa tradisi lokal semakin memudar akibat arus modernisasi yang menggeser praktik budaya turun-temurun. Di tengah perubahan tersebut, masyarakat Kalinyamat Jepara masih mempertahankan Tradisi Baratan sebagai bentuk pelestarian identitas kolektif. Tradisi ini menjadi fakta sosial yang merefleksikan kuatnya nilai kebersamaan, religious, dan kohesi sosial dalam kehidupan masyarakat setempat. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi nilai-nilai Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS) yang terkandung dalam tradisi tersebut dapat dijadikan media pendidikan karakter religious dan gotong royong. Penelitian ini menggunakan metode studi literatur (library research) dengan pendekatan kualitatif deskriptif melalui analisis berbagai sumber pustaka seperti jurnal ilmiah, artikel, dan penelitian terdahulu yang relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Tradisi Baratan mengandung lima nilai utama IPS, yaitu nilai sosial dan budaya, nilai sejarah dan kearifan lokal, nilai ekonomi dan gotong royong, nilai agama dan spiritualisme, serta nilai norma dan tata tertib sosial. Tradisi ini menjadi media efektif dalam pembentukan karakter religious dan gotong royong karena melibatkan doa bersama, pawai obor, ziarah, dan kerja sama masyarakat. keterlibatan generasi muda dalam tradisi ini memperkuat pendidikan karakter berbasis kearifan lokal yang menumbuhkan sikap toleransi, tanggung jawab, serta kepedulian sosial. Penelitian ini menegaskan bahwa Tradisi Baratan tidak hanya bernilai budaya, tetapi juga berfungsi sebagai sumber belajar kontekstual dalam pendidikan IPS.