Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

ALIRAN MU’TAZILAH: GERAKAN TEOLOGI KLASIK DAN IMPLIKASINYA TERHADAP PEMIKIRAN ISLAM KONTEMPORER Diana Dwiyanti; Hidayatul Maula; Syahira Suci Almaidani; Muhammad Sholihul Falah; Robingun Suyud El-syam
ARIMA : Jurnal Sosial Dan Humaniora Vol. 3 No. 3 (2026): Februari
Publisher : Publikasi Inspirasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62017/arima.v3i3.6699

Abstract

Artikel ini membahas aliran Mu’tazilah sebagai salah satu gerakan teologi rasional dalam sejarah Islam yang lahir dari perdebatan mengenai status pelaku dosa besar pada masa Wasil bin Atha. Dengan menekankan supremasi akal, Mu’tazilah mengembangkan lima prinsip utama tauhid, keadilan, janji dan ancaman, posisi di antara dua posisi, serta amar ma’ruf nahi munkar yang kemudian memberi pengaruh besar terhadap perkembangan ilmu kalam, filsafat, dan ilmu pengetahuan pada masa klasik. Penelitian ini menggunakan metode studi pustaka untuk menelaah sejarah kemunculan, tokoh-tokoh utama, serta pemikiran teologis Mu’tazilah. Hasil kajian menunjukkan bahwa meski aliran ini mengalami kemunduran dalam sejarah, rasionalisme Mu’tazilah tetap memberi dampak penting bagi pemikiran Islam kontemporer, terutama dalam bidang tafsir, pendidikan, dan pembaharuan pemikirantermasuk di Indonesia melalui gagasan Harun Nasution. Temuan ini menegaskan relevansi pemikiran Mu’tazilah dalam membangun tradisi intelektual Islam yang kritis, rasional, dan adaptif terhadap perkembangan zaman.
PERAN PENDIDIKAN AKIDAH AKHLAK DALAM PEMBENTUKAN SIKAP TOLERANSI SISWA KELAS XII E MAN 1 WONOSOBO Bambang Sugiyanto; Robingun Suyud El-Syam; Jihan Hanifah
Jurnal Penelitian Pendidikan Indonesia (JPPI) Vol. 3 No. 3 (2026): April
Publisher : Publikasi Inspirasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62017/jppi.v3i3.7323

Abstract

Pendidikan akidah akhlak memainkan peran penting dalam membentuk karakter siswa, khususnya dalam menumbuhkan toleransi di lingkungan sekolah. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi peran pendidikan iman dan moral dalam menumbuhkan toleransi di kalangan siswa kelas XII E di MAN 1 Wonosobo, sekaligus meneliti faktor penghambat dan pendukung dalam pelaksanaan program ini. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif, dan data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi langsung, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar siswa menunjukkan toleransi yang baik, tercermin dalam kemampuan mereka untuk menghormati pendapat teman sebaya, saling membantu, dan menjaga hubungan sosial yang harmonis. Namun, sebagian kecil siswa masih menunjukkan perilaku intoleran, yang membutuhkan pengembangan berkelanjutan. Penelitian ini menyimpulkan bahwa pendidikan iman dan moral efektif dalam menanamkan nilai-nilai toleransi pada siswa, meskipun keberhasilannya membutuhkan dukungan sinergis dari lingkungan sekolah dan keluarga. Implikasi dari penelitian ini menekankan pentingnya menerapkan strategi pendidikan karakter terpadu untuk mengembangkan generasi muda yang toleran, adaptif, dan beradab.