Yenni Sofiana Tambunan
STIE Al-Washliyah Sibolga

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Pengaruh Desain Interior dan Keberagaman Menu terhadap Keputusan Pembelian Konsumen pada Usaha Lotus Pujasera Sibolga Zur Aini Sembiring; Yenni Sofiana Tambunan; Khairil Safli Pohan
Jurnal Ekonomi dan Manajemen ( JEMBATAN) Vol. 3 No. 1 (2026): Volume 3 Nomor 1 Maret 2026
Publisher : Jurnal Ekonomi dan Manajemen ( JEMBATAN)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Pengaruh Desain Interior dan Keberagaman Menu Terhadap Keputusan Pembeli pada Usaha Lotus Pujasera Sibolga. Populasi dan sampel penelitian ini adalah seluruh konsumen pada dua minggu terakhir bulan Maret 2025 pada Usaha Lotus Pujasera Sibolga sebanyak 51 orang. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kuantitatif dengan pendekatan deskriptif, Teknik pengumpulan data adalah angket dengan menggunakan skala likert sedangkan untuk uji yang digunakan yaitu uji Asumsi Klasik dan Uji Analisis Data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa adanya korelasi sempurna variabel Desain Interior (X1) dan Keberagaman Menu (X2) secara simultan terhadap Keputusan Pembeli (Y) pada Usaha Lotus Pujsera Sibolga dimana nilai sig. Fchange sebesar 0,000 < 0,05 dan nilai R sebesar 0,855. Adanya Pengaruhh Desain Interior (X1) Terhadap Keputusan Pembeli (Y) dimana thitung>ttabel yaitu 4,039 > 2,012, hal tersebut berarti bahwa hipotesis nol (H0) ditolak dan dapat disimpulkan bahwa Desain Interior (X1) secara parsial berpengaruh positif dan signifikan terhadap keputusan pembeli (Y) dimana thitung > ttabel yaitu sebesar 8,465 > 2,012, hal tersebut berarti bahwa hipotesis nol (H0) ditolak dan dapat disimpulkan bahwa Kebergaman Menu (X2) secara parsial berpenngaruh positif dan signifikan terhadap Keputusan Pembelian (Y). Dengan perssamaan regresi Y = 4,126+0.290X1+0,616X2. Dari Uji F diperoleh nilai Fhitung>Ftabel yaitu sebesar 64,147 > 3,19 sehingga dapat disimpulkan bahwa H0 ditolak, artinya terdapat pengaruh positif antara Desain Interior (X1 dan Keberagaman Menu (X2) secara simultan terhadap keputusan Pembelian (Y) Pada Usaha Lotus Pujasera Sibolga dengan nilai koefisien determinasi sebesar 0,728, secara praktis dapat dikatakan bahwa kontribusi Desain Interior (X1) dan Keberagaman Menu (X2) Terhadap Keputusan Pembeli (Y) adalah sebesar 72,8% sisanya 27,2% di pengaruhi oleh variabel lain yang tidak diteliti dalam penelitian ini.
Pengaruh Struktur Modal terhadap Laba pada CV. Bayu Mulia Lestari Kabupaten Tapanuli Tengah Mia Rizky Rahmawati Sitompul; Yenni Sofiana Tambunan; Khairil Safli Pohan
Jurnal Ekonomi dan Manajemen ( JEMBATAN) Vol. 2 No. 3 (2025): Volume 2 Nomor 3 November 2025
Publisher : Jurnal Ekonomi dan Manajemen ( JEMBATAN)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh struktur modal yang diukur dengan Debt to Asset Ratio (DAR) terhadap laba bersih pada CV Bayu Mulia Lestari Kabupaten Tapanuli Tengah. Struktur modal berakibat langsung pada posisi keuangan perusahaan sehingga mempengaruhi laba perusahaan. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif dengan metode analisis regresi linier sederhana. Data yang digunakan merupakan data sekunder berupa laporan keuangan perusahaan selama periode 2020–2024.Teknik pengambilan sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah teknik purposive sampling dimana teknik pengambilan sampel dengan kriteria tertentu. Analisis dilakukan menggunakan program IBM SPSS Versi 26 dengan uji-t sebagai alat untuk menguji signifikansi pengaruh variabel bebas terhadap variabel terikat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa variabel DAR memiliki nilai t hitung sebesar (|-7,680| = 7,680) dengan tingkat signifikansi 0,005 (< 0,05), yang berarti berpengaruh signifikan terhadap laba bersih. Koefisien regresi negatif sebesar -139.049,469 menunjukkan bahwa setiap peningkatan DAR akan diikuti dengan penurunan laba bersih. Hal ini menunjukkan bahwa semakin tinggi proporsi utang terhadap total aset, maka laba perusahaan cenderung menurun. Oleh karena itu, perusahaan perlu menyeimbangkan penggunaan utang dan modal sendiri dalam menjalankan operasional agar tidak membebani keuangan perusahaan.
Pengaruh Lingkungan Kerja dan Motivasi Kerja terhadap Semangat Kerja pada Kantor Badan Pendapatan Daerah UPTD Pependa Sibolga Sri Wahyu Aryani Malayu; H. Kaharuddin; Yenni Sofiana Tambunan
Jurnal Ekonomi dan Manajemen ( JEMBATAN) Vol. 2 No. 3 (2025): Volume 2 Nomor 3 November 2025
Publisher : Jurnal Ekonomi dan Manajemen ( JEMBATAN)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui ada tidaknya Pengaruh Lingkungan Kerja dan Motivasi Kerja Terhadap Semangat Kerja Pada Kantor Badan Pendapatan Daerah UPTD Pependa Sibolga. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian kuantitatif dengan pendekatan deskriptif. Sampel dalam penelitian ini adalah pegawai yang ada pada Kantor Badan Pendapatan Daerah UPTD Pependa Sibolga dengan penyebaran kuesioner berjumlah 34 responden. Hasil penelitian diketahui bahwa koefisien korelasi diperoleh hasil terdapat hubungan yang kuat antara Lingkungan Kerja dengan Semangat Kerja 0,721 dan Motivasi Kerja dengan Semangat Kerja sebesar 0,642 dikategorikan kuat. Berdasarkan analisis Koefisien Determinasi yang diperoleh sebesar 0,652 hal ini berarti bahwa yang terjadi pada variasi variabel terikat Prestasi Kerja 65,2% ditentukan oleh variabel bebas Lingkungan Kerja dan Motivasi Kerja secara serempak dan sisanya sebesar 34,8% ditentukan oleh faktor lain yang tidak dibahas dalam penelitian ini. Dari hasil uji t pada penelitian diketahui bahwa nilai t hitung Lingkungan Kerja (X1) sebesar 4,975 > t tabel 2,03951 dan Motivasi Kerja (X2) sebesar 3,820 > t tabel 2,03951, maka hipotesis menyatakan Lingkungan Kerja dan Motivasi Kerja secara parsial atau individu berpengaruh signifikan terhadap Semangat Kerja pada Kantor Badan Pendapatan Daerah UPTD Pependa Sibolga, terbukti dan dapat diterima. Sedangkan dari hasil uji F diketahui Nilai F hitung 31,916 > F tabel 3,30 dan signifikasi 0,000 < 0,05 sehingga hipotesis yang menyatakan Lingkungan Kerja dan Motivasi Kerja berpengaruh signifikan secara bersama atau simultan terhadap Semangat Kerja pada Kantor Badan Pendapatan Daerah UPTD Pependa Sibolga, terbukti dan dapat diterima.