Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

ANALISIS SEMIOTIKA TERHADAP REPRESENTASI UNSUR INTRINSIK DAN KONTEKS EKSTRINSIK DALAM CERITA RAKYAT KANCIL DAN BUAYA SEBAGAI SASTRA ANAK Dita Hasibuan; Dora Perawati Sihotang; Kezia Nova Siagian; Yosi Aunike Sinuraya; Hendra Kurnia Pulungan
Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang Vol. 12 No. 02 (2026): Volume 12 Nomor 02, Juni 2026 Published
Publisher : STKIP Subang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36989/didaktik.v12i02.12332

Abstract

This study analyzes the semiotics of intrinsic elements such as theme, characters, plot, and setting, as well as extrinsic contexts like Indonesian oral traditions, in the folktale Kancil and Buaya as children's literature. The research problem lies in the limited semiotic analysis of local folktales for character education. The objective is to describe representations, identify signs using Saussure and Peirce theories, and interpret symbolic meanings. Employing qualitative case study methodology with content analysis on folktale texts, findings reveal Kancil as a symbol of human cleverness (symbol per Peirce), the river as an index of life's obstacles, and the story as an effective moral education tool. Intrinsic elements form a simple narrative structure suitable for children, while extrinsic contexts reflect cultural values prioritizing intellect over physical strength.
Kajian Objektif dan Kritik Sastra Terhadap Novel Siti Nurbaya Tiara A Banjarnahor; Kezia Nova Siagian; Kristina Natalia Br Pasaribu; Anggita Zoito Grace; Lidya Manurung; Mutia Rahelsy; Rosmawaty Harahap
Indonesian Journal of Education and Development Research Vol. 3 No. 1 (2025): Januari 2025
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/ijedr.v3i1.4602

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis novel Kasih Tak Sampai karya Marah Rusli melalui pendekatan objektif serta mengeksplorasi kritik yang muncul terhadap karya tersebut. Novel ini, yang diterbitkan oleh Balai Pustaka, menggambarkan perjuangan cinta antara Sitti Nurbaya dan Samsulbahri yang terhalang oleh tradisi dan norma sosial. Melalui analisis unsur intrinsik, penelitian ini menemukan bahwa karakter, tema, dan konflik dalam novel mencerminkan permasalahan yang relevan dalam masyarakat pada masanya. Selain itu, kritik terhadap novel ini mengungkapkan pandangan tentang relevansi tema cinta yang terhalang oleh tradisi di era modern. Sebagai solusi dari permasalahan tersebut, penulis menyarankan perlunya pemahaman yang lebih mendalam terhadap konteks sosial dan budaya dalam membaca karya sastra, sehingga pembaca dapat menghargai nilai-nilai yang terkandung dalamnya.