Perkembangan investasi syariah di Indonesia menunjukkan tren positif, seiring dengan meningkatnya partisipasi generasi milenial sebagai investor baru. Namun demikian, perilaku investasi generasi milenial di era digital tidak hanya dipengaruhi oleh pertimbangan rasional ekonomi, tetapi juga oleh kesadaran nilai, ekspektasi keuntungan, serta paparan media sosial yang intens. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh value-based financial mindfulness syariah dan ekspektasi return terhadap niat investasi syariah, serta menguji peran paparan media sosial sebagai variabel moderasi pada generasi milenial di Kota Bantaeng, Sulawesi Selatan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis explanatory research. Data diperoleh melalui kuesioner terhadap 150 responden generasi milenial dan dianalisis menggunakan metode Structural Equation Modeling Partial Least Squares (SEM-PLS). Hasil penelitian menunjukkan bahwa financial mindfulness syariah dan ekspektasi return berpengaruh positif dan signifikan terhadap niat investasi syariah. Selain itu, paparan media sosial terbukti memoderasi secara signifikan hubungan antara financial mindfulness syariah dan niat investasi syariah, serta hubungan antara ekspektasi return dan niat investasi syariah. Temuan ini menegaskan bahwa perilaku investasi syariah generasi milenial merupakan hasil interaksi antara kesadaran nilai internal, pertimbangan ekonomi rasional, dan pengaruh lingkungan digital. Penelitian ini memberikan kontribusi teoretis dalam pengembangan kajian perilaku investasi syariah serta implikasi praktis bagi penguatan literasi dan edukasi investasi syariah berbasis nilai di era digital.