Muksin, Muh. Arief
Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

KONSERVASI BAHASA DAERAH LAIYOLO YANG HAMPIR PUNAH DI KABUPATEN KEPULAUAN SELAYAR SULAWESI SELATAN Muksin, Muh. Arief
JKIP (Jurnal Keguruan dan Ilmu Pendidikan) Vol 3 No 1 (2016): JKIP
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (7.602 KB)

Abstract

Adapun tujuan penelitian ini yang ingin dicapai adalah; Untuk menemukan penyebab terjadinya kepunahan Bahasa Laiyolo, dan untuk menciptakan bentuk konservasi dalam mencegah kepunahan Bahasa Laiyolo. Metode penelitian yang digunakan yaitu penelitian deskriptif kualitatif yakni suatu metode dalam meneliti suatu obyek, suatu sistem pemikiran atau suatu kilas peristiwa pada masa sekarang. Terancam punahnya bahasa Laiyolo disebabkan karena beberapa factor diantanya yaitu factor urbanisasi dan perkawinan antar etnis, kurangnya sosialisasi orang tua dalam memperkenalkan bahasa ibu mereka, remaja yang sudah tidak tertarik mempelajari bahasa Laiyolo karena mereka menganggap bahasanya yang begitu lebay (berlebihan) dalam hal pengucapannya, kebijakan pemerintah dalam penggunaan bahasa dalam pendidikan serta tekanan bahasa dominan dalam suatu wilayah masyarakat multibahasa yang berdampingan dan dampak arus globalisasi yang menyebabkan berkurangnya penutur bahasa Laiyolo. Bahasa Laiyolo yang sudah terancam punah memerlukan konservasi agar bahasa ini tetap lestari dan tetap digunakan oleh masyarakat Kab. Kepulauan Selayar. Ada beberapa konservasi yang ditawarkan oleh penulis yaitu mengangkat bahasa daerah Laiyolo kedalam bentuk tulisan sastra seperti cerpen, novel, puisi, komik dan sebagainya. Selain itu, penulis juga berencana membuat pondok bahasa Laiyolo baik itu di Selayar maupun di luar Selayar agar bahasa Laiyolo tetap dapat dipelajari oleh masyarakat Sulawesi Selatan sekalipun mereka tidak berada di lokasi secara langsung. Bentuk konservasi yang lain yaitu memadukan bahasa laiyolo ke dalam bentuk permainan edukatif seperti permainan ular tangga dan kuartet yang menggunakan bahasa Laiyolo.
KETERGABUNGAN PENDIDIKAN KARAKTER DAN POSITIVE FEEDBACK DALAM PEMBELAJARAN BAHASA INGGRIS Muksin, Muh. Arief; Sastrawati, Ika
JKIP (Jurnal Keguruan dan Ilmu Pendidikan) Vol 2 No 2 (2015): JKIP
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (7.602 KB)

Abstract

The research aimed to investigate the devoloptmen of students’ positive character in collaborating character education and positive feedback in teaching English at Sekolah Islam Athirah Makassar. The research was descrictive kualitative which the data was getting from the true situation in the field. It can be designed discussing method, following up, data analysis, and colleration. There were there forms used to get the data like observation, interview (students and teacher), and questionnaire. The research result showed there were eight characters used that school to bulid Islamic school in Sekolah Islam Athirah, they were spiritual; discipline, honest, responsibility, tolerance, politeness, and confidence. The collaboration charcter education and positive feedback used more than in the classroom. In teaching English case, teacher usually used explicit correction and metalinguistic feedback. It used because generally students more writing than speaking in the class. All kinds of feedback used in teaching but explicit correction and metalinguistic feedback are more than other.