Adapun tujuan penelitian ini yang ingin dicapai adalah; Untuk menemukan penyebab terjadinya kepunahan Bahasa Laiyolo, dan untuk menciptakan bentuk konservasi dalam mencegah kepunahan Bahasa Laiyolo. Metode penelitian yang digunakan yaitu penelitian deskriptif kualitatif yakni suatu metode dalam meneliti suatu obyek, suatu sistem pemikiran atau suatu kilas peristiwa pada masa sekarang. Terancam punahnya bahasa Laiyolo disebabkan karena beberapa factor diantanya yaitu factor urbanisasi dan perkawinan antar etnis, kurangnya sosialisasi orang tua dalam memperkenalkan bahasa ibu mereka, remaja yang sudah tidak tertarik mempelajari bahasa Laiyolo karena mereka menganggap bahasanya yang begitu lebay (berlebihan) dalam hal pengucapannya, kebijakan pemerintah dalam penggunaan bahasa dalam pendidikan serta tekanan bahasa dominan dalam suatu wilayah masyarakat multibahasa yang berdampingan dan dampak arus globalisasi yang menyebabkan berkurangnya penutur bahasa Laiyolo. Bahasa Laiyolo yang sudah terancam punah memerlukan konservasi agar bahasa ini tetap lestari dan tetap digunakan oleh masyarakat Kab. Kepulauan Selayar. Ada beberapa konservasi yang ditawarkan oleh penulis yaitu mengangkat bahasa daerah Laiyolo kedalam bentuk tulisan sastra seperti cerpen, novel, puisi, komik dan sebagainya. Selain itu, penulis juga berencana membuat pondok bahasa Laiyolo baik itu di Selayar maupun di luar Selayar agar bahasa Laiyolo tetap dapat dipelajari oleh masyarakat Sulawesi Selatan sekalipun mereka tidak berada di lokasi secara langsung. Bentuk konservasi yang lain yaitu memadukan bahasa laiyolo ke dalam bentuk permainan edukatif seperti permainan ular tangga dan kuartet yang menggunakan bahasa Laiyolo.
Copyrights © 2016