Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi digital marketing yang diterapkan oleh Mom’s Kitchen Bukittinggi dalam upaya meningkatkan penjualan dari perspektif syariah. Latar belakang penelitian ini didasarkan pada pentingnya adaptasi pelaku usaha terhadap perkembangan teknologi digital, khususnya dalam bidang pemasaran, guna menghadapi persaingan bisnis yang semakin kompetitif. Mom’s Kitchen sebagai salah satu pelaku usaha kuliner di Bukittinggi menghadapi tantangan dalam pemanfaatan digital marketing yang belum maksimal dan kurangnya variasi menu, yang berdampak pada fluktuasi penjualan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi terhadap pemilik, karyawan, dan pelanggan. Analisis data dilakukan dengan menggunakan tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan, serta validitas data diuji melalui triangulasi sumber, teknik, dan waktu. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi digital marketing yang diterapkan Mom’s Kitchen masih bersifat sederhana, terbatas pada media sosial seperti Instagram dan WhatsApp, tanpa perencanaan konten dan promosi yang terstruktur. Kendala utama yang dihadapi adalah kurangnya sumber daya manusia yang memahami pemasaran digital dan keterbatasan inovasi dalam pengembangan produk. Dari perspektif syariah, pemasaran yang dilakukan telah memenuhi prinsip kejujuran dan keterbukaan, namun masih perlu penguatan nilainilai Islami seperti amanah dan profesionalisme dalam komunikasi pemasaran digital. Penelitian ini merekomendasikan agar Mom’s Kitchen mengembangkan strategi digital marketing yang lebih terintegrasi dan sesuai dengan nilai-nilai syariah, seperti memperluas jangkauan melalui marketplace halal, membangun konten edukatif Islami, serta meningkatkan literasi digital karyawan. Dengan demikian, strategi pemasaran tidak hanya meningkatkan penjualan, tetapi juga membawa keberkahan usaha secara spiritual dan sosial.