Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Pengaruh Kerjasama Tim, Kualitas Kehidupan Kerja dan Komunikasi Interpersonal Terhadap Kinerja Pegawai Pada Kantor Camat Sibolangit Sihombing, Thesa Lonika Br.; Sinurat, Elperida Juniarni; Panjaitan, Mangasa
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 1 (2026): Februari - April
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i1.7719

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kerjasama tim, kualitas kehidupan kerja, dan komunikasi interpersonal terhadap kinerja pegawai pada Kantor Camat Sibolangit, baik secara parsial maupun simultan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode asosiatif. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh pegawai Kantor Camat Sibolangit dengan jumlah sampel sebanyak 34 responden yang ditentukan menggunakan teknik sampling jenuh. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui penyebaran kuesioner dengan skala Likert. Metode analisis data yang digunakan meliputi uji validitas, uji reliabilitas, uji asumsi klasik, analisis regresi linear berganda, uji hipotesis melalui uji t dan uji F, serta analisis koefisien determinasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara parsial kerjasama tim berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja pegawai, kualitas kehidupan kerja tidak berpengaruh signifikan terhadap kinerja pegawai, dan komunikasi interpersonal berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja pegawai. Hal ini menunjukkan bahwa peningkatan kerjasama tim dan komunikasi interpersonal mampu meningkatkan kinerja pegawai, sementara kualitas kehidupan kerja belum memberikan kontribusi yang signifikan. Secara simultan, kerjasama tim, kualitas kehidupan kerja, dan komunikasi interpersonal berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja pegawai. Berdasarkan hasil analisis koefisien determinasi diperoleh nilai sebesar 0,648 atau 64,8%, yang berarti bahwa variabel independen mampu menjelaskan variasi kinerja pegawai sebesar 64,8%, sedangkan sisanya sebesar 35,2% dipengaruhi oleh variabel lain di luar penelitian ini, seperti motivasi kerja, kepemimpinan, dan lingkungan kerja. Dengan demikian, peningkatan kinerja pegawai dapat dilakukan melalui penguatan kerjasama tim dan komunikasi interpersonal secara efektif.