Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Implikasi Kemitraan Strategis Indonesia–Brics Terhadap Diversifikasi Risiko Mata Uang, Efisiensi Rantai Pasok, dan Praktik Akuntansi Manajemen Fiatunnisa, Maiza Luth; Nadira, Putri; Azzahra, Siti Ameliza; Paizah, Randini Umi; Sholeha, Zaskia Putri; Maryati, Sri
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 1 (2026): Februari - April
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i1.7781

Abstract

Kemitraan strategis antara Indonesia dan BRICS menghadirkan paradigma baru dalam tata kelola risiko serta peningkatan efisiensi operasional di tingkat korporasi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bagaimana integrasi ekonomi tersebut memengaruhi diversifikasi risiko mata uang, efisiensi rantai pasok, serta transformasi praktik akuntansi manajemen perusahaan. Dengan menggunakan metode Systematic Literature Review (SLR), kajian ini mengintegrasikan berbagai literatur terkini guna memetakan dampak perubahan makroekonomi terhadap strategi mikro perusahaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kolaborasi dengan BRICS membuka peluang implementasi skema Local Currency Settlement (LCS), yang secara signifikan mengurangi ketergantungan pada dolar Amerika Serikat. Hal ini berdampak langsung pada penurunan risiko fluktuasi nilai tukar serta efisiensi biaya transaksi internasional. Dari perspektif operasional, kemitraan ini juga mendorong penguatan ketahanan rantai pasok melalui diversifikasi sumber pemasok serta pemanfaatan teknologi digital dalam sistem logistik lintas negara. Selain itu, dinamika global yang semakin kompleks menuntut perusahaan untuk mengadopsi Strategic Management Accounting (SMA). Pendekatan ini memungkinkan perusahaan menyelaraskan struktur biaya dan strategi bisnis dengan volatilitas pasar global, sehingga mampu meningkatkan daya saing. SMA juga berperan dalam menyediakan informasi yang lebih relevan untuk pengambilan keputusan strategis berbasis risiko. Secara keseluruhan, keterlibatan Indonesia dalam BRICS tidak hanya merupakan langkah diplomasi ekonomi, tetapi juga berfungsi sebagai katalis transformasi bagi perusahaan. Adaptasi terhadap perubahan ini memungkinkan terciptanya sistem manajemen yang lebih fleksibel, efisien, dan responsif terhadap ketidakpastian perdagangan global.