Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Pengaruh Work-Life Balance, Stres Kerja, dan Career Development Terhadap Turnover Intention Karyawan Pada PT. BPR NBP 1 Bank Daerah Kota Laguboti Simanjuntak, Sarah; Sinurat, Elperida Juniarni; Rajaguguk, Tiur
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 1 (2026): Februari - April
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i1.7785

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan menganalisis pengaruh Work-Life Balance, stres kerja, dan career development terhadap turnover intention karyawan pada PT. BPR NBP 1 Bank Daerah Kota Laguboti. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode asosiatif, yang menekankan pada pengujian hipotesis melalui data numerik yang terukur. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh karyawan PT. BPR NBP 1 Bank Daerah Kota Laguboti yang berjumlah 33 orang, dengan teknik pengambilan sampel menggunakan sampel jenuh, sehingga seluruh populasi dijadikan responden. Metode pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, kuesioner dengan skala Likert, serta studi pustaka dari berbagai sumber yang relevan. Teknik analisis data yang digunakan adalah regresi linier berganda, yang sebelumnya telah melalui uji validitas, reliabilitas, dan uji asumsi klasik yang meliputi normalitas, multikolinearitas, serta heteroskedastisitas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara parsial work-life balance, stres kerja, dan career development berpengaruh positif dan signifikan terhadap turnover intention. Secara simultan, ketiga variabel independen tersebut juga berpengaruh signifikan terhadap turnover intention dengan nilai koefisien determinasi (R²) sebesar 0,945 atau 94,5%. Hal ini menunjukkan bahwa variabel-variabel tersebut memiliki kontribusi yang sangat besar dalam menjelaskan variasi turnover intention karyawan. Kesimpulan penelitian ini menunjukkan bahwa keseimbangan kehidupan kerja, tingkat stres kerja, dan peluang pengembangan karier merupakan faktor utama yang memengaruhi niat karyawan untuk bertahan atau meninggalkan perusahaan.