Pelayanan Publik di tingkat Kecamatan memegang peran penting karena langsung berhubungan dengan kebutuhan administrasi masyarakat. Fenomena masalah yang nampak yaitu kendala jaringan saat perekaman KTP, banyak masyarakat merasa kecewa karena kendala jaringan, membuat proses terhambat. Keluhan ligalisasi surat dan sarana dan prasarana pelayanan yang kurang memadai, minimnya fasilitas penunjang seperti pendingin ruangan AC atau kipas angin. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaiaman Kualitas Pelayanan Publik dan faktor-faktor yang mempengaruhi Kualitas Pelayanan Publik pada Kantor Kecamatan Halong Kabupaten Balangan. Hasil dari penelitian menunjukkan Kualitas Pelayanan Publik di Kantor Kecamatan Halog Kabupaten Balangan cukup baik dapat dilihat : Pertama, dari sub variabel berwujud dengan indikator sarana dan prasarana cukup baik karena masih ada kekurangan AC tetapi pelayanan masih tetap bisa berjalan, indikator kenyamanan fasilitas pelayanan cukup baik. Kedua, dari sub variabel kehandalan dengan indikator ketepatan waktu pelayanan cukup baik karena pelayanan telah mengikuti SOP, indikator keandalan sarana teknologi belum baik karena sering terjadi kendala jaringan internet, Ketiga, pada sub variabel ketanggapan dengan indikator kecepatan respon petugas cukup baik dan sesuai namun perlu penambahan petugas, serta pengawasan terhadap kehadiran petugas, indikator kesanggupan pegawai baik karena para pegawai mampu melaksanakan tugasnya. Keempat, pada sub variabel jaminan dengan indikator keramahan pegawai baik dan menjadi salah satu faktor dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik, indikator kepastian biaya pelayanan baik karena tidak ada pemungutan. Kelima, pada sub variabel empati demgan indikator sikap tegas pegawai cukup baik, indikator perhatian pegawai baik karena pegawai memberikan perhatian penuh. Faktor yang mempengaruhi Kualitas Pelayanan Publik di Kantor Kecamatan Halong Kabupaten Balangan. Faktor penghambat yaitu kendala sarana teknologi, sehingga dapat mempengaruhi berjalannya proses pelayanan dan kurangnya sumberdaya manusia (petugas) belum terpenuhi. Sedangkang faktor pendorong alur SOP yang tersruktur dan mudah di pahami terkait pelayanan, dan petugas tidak membedakan pelayanan yang diberikan. Untuk Kepala Kecamtan agar meningkatkan saranan dan prasarana, melakukan pengawasan kinerja pegawai, serta mengupayakan perbaikan infrastruktur teknologi. Untuk pegawai diharapkan meningkatkan kecepatan, keramahan, profesionalisme, serta kompetensi terutama bidang TI dan pelayanan. Untuk Masyarakat agar mematuhi prosedur, melengkapi dokumen dan memberi saran membangun demi kelancaran pelayanan.