This study aims to comprehensively analyze the role of UNICEF as an international organization in supporting efforts to address child malnutrition in Indonesia through the Country Programme Action Plan (CPAP) for the 2021–2025 period. The research employs a qualitative method with a descriptive-analytical approach to examine the forms, mechanisms, and contributions of the cooperation implemented. Data were collected through a literature review of official Indonesian government documents, UNICEF reports and publications, as well as relevant and credible academic literature. The analysis is guided by the theoretical frameworks of Institutional Liberalism, Human Security, and International Organization theory to understand UNICEF’s role in fostering cooperation, protecting children’s rights, and strengthening national capacity. The findings indicate that cooperation between UNICEF and the Government of Indonesia through the CPAP 2021–2025 has made a significant contribution to strengthening the national health and nutrition system. This contribution is reflected in technical and policy support, evidence-based advocacy, institutional capacity building at both national and subnational levels, and the implementation of multisectoral, inclusive, and community-based nutrition programs. Nevertheless, the implementation of CPAP programs continues to face several challenges, particularly disparities in local capacity, resource constraints, and the complexity of cross-sectoral coordination. Overall, the CPAP serves as a strategic instrument in supporting efforts to reduce child malnutrition and in advancing the fulfillment of children’s rights to health and adequate nutrition in Indonesia. Keywords: CPAP, Child Malnutrition Indonesia, International Cooperation, UNICEF Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis secara komprehensif peran UNICEF sebagai organisasi internasional dalam mendukung upaya penanganan malnutrisi pada anak di Indonesia melalui kerangka Country Programme Action Plan (CPAP) periode 2021–2025. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif-analitis, yang bertujuan untuk menggambarkan sekaligus menganalisis bentuk, mekanisme, dan kontribusi kerja sama yang dijalankan. Data penelitian diperoleh melalui studi kepustakaan terhadap dokumen resmi pemerintah Indonesia, laporan dan publikasi UNICEF, serta literatur akademik yang relevan dan kredibel. Analisis data dilakukan dengan menggunakan kerangka teori Liberalisme Institusional, Human Security, dan teori Organisasi Internasional untuk memahami peran UNICEF dalam mendorong kerja sama, perlindungan hak anak, serta penguatan kapasitas nasional. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kerja sama antara UNICEF dan Pemerintah Indonesia melalui CPAP 2021-2025 berkontribusi signifikan terhadap penguatan sistem kesehatan dan gizi nasional. Kontribusi tersebut diwujudkan melalui dukungan teknis dan kebijakan, advokasi berbasis bukti, pengembangan kapasitas institusi di tingkat nasional dan daerah, serta implementasi program gizi yang bersifat multisektoral, inklusif, dan berbasis komunitas. Namun demikian, pelaksanaan program CPAP masih menghadapi sejumlah tantangan, khususnya terkait dengan ketimpangan kapasitas antar daerah, keterbatasan sumber daya, serta kompleksitas koordinasi lintas sektor. Secara keseluruhan, CPAP berperan sebagai instrumen strategis dalam mendukung upaya penurunan malnutrisi anak sekaligus memperkuat pemenuhan hak anak atas kesehatan dan gizi yang layak di Indonesia. Kata Kunci: CPAP, Indonesia, Kerja Sama Internasional, Malnutrisi Anak, UNICEF.