Diabetes mellitus adalah suatu penyakit kronis yang disebabkan karena terganggunya fungsi pankreas dalam memproduksiinsulin yang cukup atau tubuh tidak dapat menggunakan insulin yang dihasilkan oleh pancreas.. berdasarkan hasil observasi di Puskesmas Jatisari Karawang diketahui bahwa program Prolanis dengan jumlah peserta 40 penderita, yang semuanya adalah penderita DM tipe 2. Hasil pengamatan menunjukkan hanya sebanyak 16 penderita DM tipe 2 yang melakukan pengukuran kadar gula darah dengan hasil 5 penderita (31,25%) kadar gula darah > normal dan 11 orang (68,75%) kadar gula darah dalam kategori normal. penelitian ini menggunakan analitik korelatif dengan pendekatan cross-sectional. Penelitian ini menunjukkan adanya hubungan yang signifikan antara dukungan keluarga dengan kunjungan Prolanis pada pasien Diabetes Melitus. Pasien dengan dukungan keluarga yang tidak mendukung cenderung memiliki frekuensi kunjungan Prolanis kurang dari 4 kali (62,1%). Hasil uji Chi-Square menunjukkan nilai p-value sebesar 0,003 (p < 0,05), yang menegaskan bahwa dukungan keluarga berperan penting dalam meningkatkan kepatuhan kunjungan Prolanis di Puskesmas Jatisari Karawang. Penelitian ini menunjukkan bahwa dukungan keluarga berhubungan secara signifikan dengan kunjungan Prolanis pada pasien Diabetes Melitus. Pasien dengan dukungan keluarga yang baik cenderung memiliki frekuensi kunjungan Prolanis yang lebih rutin dibandingkan pasien dengan dukungan keluarga yang kurang. Temuan ini mendukung pentingnya keterlibatan keluarga sebagai strategi pendukung dalam meningkatkan kepatuhan pasien terhadap program pengelolaan Diabetes Melitus.