Yuni Kurniasih
Universitas ‘Aisyiyah Yogyakarta

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Hubungan kualitas pelayanan kesehatan dengan tingkat kepuasan pasien rawat jalan BPJS Candra Ari Zoga; Yuni Kurniasih; Noor Ariyani Rokhmah
JOURNAL OF Qualitative Health Research & Case Studies Reports Vol 6 No 3 (2026): March Edition 2026
Publisher : Published by: Indonesian Public Health-Observer Information Forum (IPHORR) Kerjasama dengan Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56922/quilt.v6i3.2495

Abstract

Background: Patient satisfaction is an indicator of healthcare services because it reflects the match between expectations and the service received. Based on the patient satisfaction rate at Playen 1 Community Health Center in the first semester of 2025, it was 84.39%. This result indicates that service quality remains below the minimum service standard set by the Indonesian Minister of Health Regulation in 2016, which is >95%. Purpose: To determine the relationship between the quality of health services and the level of satisfaction of BPJS outpatients. Method: This study was a quantitative study with a descriptive correlation design using a cross-sectional approach. A sample of 106 respondents was selected using a purposive sampling technique. Data collection was conducted using a questionnaire on health service quality and patient satisfaction. Data analysis was performed using the Spearman Rank test. Results: The majority of health service quality respondents stated that it was in the very good category, with 97 respondents (91.5%). Patient satisfaction was mostly in the very satisfied category, with 98 respondents (92.5%). Data analysis yielded a p-value of 0.001 <0.05 and a correlation coefficient of 0.817, indicating a significant, positive, and very strong relationship. Conclusion: There is a significant, positive, and very strong relationship between the quality of healthcare services and the satisfaction level of BPJS outpatients.   Keywords: BPJS; Community Health Center; Outpatient Care; Patient Satisfaction; Quality Of Service.   Pendahuluan: Kepuasan pasien menjadi indikator pelayanan kesehatan karena mencerminkan kesesuaian antara harapan dan pelayanan yang diterima. Berdasarkan tingkat kepuasan pasien di Puskesmas Playen 1 pada semester I tahun 2025 sebesar 84.39%. Hasil tersebut menunjukkan kualitas pelayanan masih berada dibawah nilai standar pelayanan minimal yang ditetapkan PERMENKES RI tahun 2016 yaitu >95%. Tujuan: Untuk mengetahui hubungan kualitas pelayanan kesehatan dengan tingkat kepuasan pasien rawat jalan BPJS. Metode: Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan desain deskriptif korelasi menggunakan pendekatan cross-sectional. Sampel berjumlah 106 responden yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Pengumpulan data dilakukan menggunakan kuesioner kualitas pelayanan kesehatan dan kepuasan pasien. Analisis data dilakukan menggunakan uji Spearman Rank. Hasil: Kualitas pelayanan kesehatan mayoritas menyatakan kategori sangat baik sebanyak 97 responden (91.5%). Kepuasan pasien mayoritas menyatakan kategori sangat puas sebanyak 98 responden (92,5%). Hasil analisis data didapatkan hasil p-value 0.001<0.05 dan nilai koefisien korelasi sebesar 0.817 artinya terdapat hubungan signifikan, positif, dan sangat kuat. Simpulan: Terdapat hubungan signifikan, positif, dan sangat kuat antara kualitas pelayanan kesehatan dengan tingkat kepuasan pasien rawat jalan BPJS.   Kata Kunci: BPJS; Kepuasan Pasien; Kualitas Pelayanan; Puskesmas; Rawat Jalan.
Responsiveness pelayanan keperawatan dengan kepuasan pasien di ruang rawat inap Nafiz Naufal Hadhad; Yuni Kurniasih; Noor Ariyani Rokhmah
JOURNAL OF Qualitative Health Research & Case Studies Reports Vol 6 No 3 (2026): March Edition 2026
Publisher : Published by: Indonesian Public Health-Observer Information Forum (IPHORR) Kerjasama dengan Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56922/quilt.v6i3.2611

Abstract

Background: Patient satisfaction is influenced by the quality of nursing services, one of which is responsiveness. Based on the results of a community satisfaction survey conducted by the Bantul Regency Health Office in 2025, patient satisfaction was recorded at 88.92%. This result indicates that patient satisfaction is below the minimum service standard set by the Indonesian Ministry of Health Regulation (PERMENKES) in 2016, which is >95%. Purpose: To determine the relationship between responsiveness of nursing services and patient satisfaction in inpatient wards. Method: This quantitative study used a descriptive cross-sectional design. The sampling technique used purposive sampling with a sample size of 100 respondents. The research instrument used a questionnaire. Data analysis used the Spearman Rank Test. Results: 62 respondents (62%) rated the responsiveness of nursing services as good, with the majority of patients being satisfied (89 respondents (89%). The Spearman Rank Test obtained a correlation coefficient of 0.416 with a p-value of 0.000 (p < 0.05). This indicates a significant relationship between responsiveness of nursing services and patient satisfaction in inpatient wards, with a positive relationship and moderate correlation strength. Conclusion: There is a relationship between responsiveness of nursing services and patient satisfaction in inpatient wards.   Keywords: Nursing Service; Patient Satisfaction; Responsiveness.   Pendahuluan: Kepuasan pasien dipengaruhi oleh mutu pelayanan keperawatan, salah satunya daya tanggap perawatan. Berdasarkan laporan hasil survei kepuasan masyarakat dinas kesehatan Kabupaten Bantul tahun 2025 tercatat kepuasan pelayanan 88.92%. Hasil tersebut menunjukkan kepuasan pasien berada dibawah nilai standar pelayanan minimal yang ditetapkan PERMENKES RI tahun 2016 yaitu >95%. Tujuan: Untuk mengetahui hubungan daya tanggap pelayanan keperawatan dengan kepuasan pasien di ruang rawat inap. Metode: Penelitian kuantitatif dengan rancangan deskriptif cross sectional. Teknik pengambilan sampel menggunakan Purposive Sampling dengan jumlah sampel 100 responden. Instrumen penelitian menggunakan kuesioner. Analisis data menggunakan Uji spearman rank Hasil: Daya tanggap pelayanan keperawatan kategori baik sebanyak 62 responden (62%) dengan kepuasan pasien sebagian besar berada pada kategori puas sebanyak 89 responden (89%). Hasil uji Spearman Rank diperoleh nilai koefisien korelasi sebesar 0.416 dengan p-value = 0.000 (p < 0.05). Hal ini menunjukkan terdapat hubungan yang signifikan antara daya tanggap pelayanan keperawatan dengan kepuasan pasien di ruang rawat inap dengan arah hubungan positif dan kekuatan korelasi sedang. Simpulan: Terdapat hubungan antara daya tanggap pelayanan keperawatan dengan kepuasan pasien di ruang rawat inap.   Kata Kunci: Daya Tanggap; Pelayanan Keperawatan; Kepuasan Pasien.