Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

VLAN-Based Network Optimization as Mechanism of Improving Data Security and Performance Fais Abubakar Bafana; Murhadi Murhadi; Dewi Chirzah; Batchuluun Yembuu; Hasan Jali
Justek : Jurnal Sains dan Teknologi Vol 9, No 1 (2026): March
Publisher : Unversitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/justek.v9i1.37607

Abstract

Nowadays in the digital world, organizations like schools need strong network systems to help them work smoothly. Pondok Pesantren Darul Hikmah Kutoarjo Islamic School had some problems with its old network setup. These included data being shared between different parts of the school, too much broadcast traffic, and slower performance because of network conflicts. This study focuses on improving the network by using VLAN technology, which is simulated with Cisco Packet Tracer. The research uses a qualitative approach, including direct observation and reviewing existing literature. The findings show that VLANs can separate data traffic between different groups, like teachers, students, and visitors, without needing extra hardware. Testing the system showed big improvements in performance. The maximum delay went down from around 200 ms to just 10 ms, and the network became more stable by reducing jitter.
Utilization of ChatGPT and Artificial Intelligence in Educational Transformation: Trends, Challenges, and Effects on the Learning Process Bintang Fauzan Rayadika; Wahju Tjahjo Saputro; Dewi Chirzah; Zohaib Hassan Sain; Abdul Said Bin Ambotang
Justek : Jurnal Sains dan Teknologi Vol 9, No 1 (2026): March
Publisher : Unversitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/justek.v9i1.37606

Abstract

This study aims to identify and analyse the relationship between the level of student dependence on Artificial Intelligence (AI) applications, particularly ChatGPT, and its impact on their critical thinking skills, in line with educational transformation issues in the digital era. This quantitative research employed a convenience non-probability sampling approach, involving 112 student respondents in Indonesia. Data were analysed using reliability tests, normality tests, and the Paired Sample T-test. The findings indicate a high level of ChatGPT usage (Mean Score, M = 4.12), confirming students' enthusiasm for utilizing the tool for learning effectiveness and time efficiency. However, the statistical test revealed a significant difference between the level of ChatGPT usage and students' critical thinking ability (Sig. (2-tailed) = 0.009 < 0.05). This difference suggests that excessive reliance on the tool has the potential to impede the development of social and collaboration skills, and may significantly reduce students' learning independence and critical thinking ability. The study concludes that educational institutions must promptly formulate wise policies to guide students in optimally utilizing AI as a learning assistant, not as a substitute for the thinking process to ensure a balanced and sustainable educational transformation.
Pelatihan Teknologi Fiber Optik Melalui Program TKJ Go Broadband untuk Mendukung Infrastruktur Internet Cepat di SMK Muhammadiyah Purworejo Hamid Muhammad Jumasa Hamid; Dewi Chirzah
Jurnal Pengabdian Masyarakat - PIMAS Vol. 5 No. 2 (2026): Mei
Publisher : LPPM Universitas Harapan Bangsa Purwokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35960/pimas.v5i2.2488

Abstract

Perkembangan teknologi komunikasi digital telah mendorong peningkatan kebutuhan akan infrastruktur jaringan berkecepatan tinggi, di mana fiber optik menjadi solusi utama karena memiliki kapasitas bandwidth besar, stabilitas tinggi, serta latensi rendah. Teknologi ini mendukung transformasi digital dan pembangunan masyarakat gigabit, sekaligus menjadi fondasi jaringan masa depan seperti F5G. Namun, pesatnya perkembangan teknologi jaringan optik belum sepenuhnya diimbangi dengan kesiapan sumber daya manusia, khususnya pada pendidikan vokasi. Studi ini mengkaji kesenjangan kompetensi antara kebutuhan industri telekomunikasi dan kemampuan guru serta siswa pada program Teknik Komputer dan Jaringan (TKJ) di SMK Muhammadiyah Purworejo. Hasil analisis kebutuhan menunjukkan bahwa pembelajaran masih berfokus pada jaringan konvensional berbasis kabel tembaga, sementara penguasaan teknologi fiber optik masih terbatas pada aspek teoritis tanpa didukung praktik langsung. Selain itu, keterbatasan fasilitas pendukung seperti perangkat penyambungan dan pengukuran serta belum tersedianya modul praktikum FTTx menjadi kendala utama. Oleh karena itu, dilakukan program pengabdian kepada masyarakat berupa pelatihan dan pendampingan berbasis praktik yang meliputi Training of Trainers (ToT) bagi guru dan pelatihan teknis bagi siswa, seperti penyambungan serat optik, pemasangan konektor, dan pengukuran redaman jaringan. Program ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi teknis peserta serta mendukung pengembangan pembelajaran berbasis teknologi jaringan modern di lingkungan SMK. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa pelatihan berbasis praktik mampu meningkatkan pemahaman dan keterampilan peserta dalam teknologi fiber optik, sehingga dapat memperkecil kesenjangan antara dunia pendidikan dan kebutuhan industri.
Penguatan Keterampilan Fiber Optik Siswa TKJ melalui Workshop dan Praktik Instalasi Jaringan Pendukung Smart Village Dewi Chirzah; Ike Yunia Pasa; Maulana Ifandika
ABDIMASTEK Vol. 5 No. 1 (2026): Juli
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32528/abdimastek.v5i1.5620

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan keterampilan siswa serta guru Teknik Komputer dan Jaringan (TKJ) SMK Batik Perbaik Purworejo dalam bidang teknologi fiber optik sebagai dukungan terhadap pengembangan Smart Village dan transformasi digital desa. Permasalahan utama mitra adalah keterbatasan pemahaman dan pengalaman praktik terkait teknologi fiber optik akibat belum adanya pelatihan khusus, keterbatasan alat praktik, serta minimnya integrasi materi fiber optik dalam pembelajaran reguler sekolah. Kegiatan dilaksanakan menggunakan metode workshop dan hands-on training berbasis praktik langsung dengan pendekatan partisipatif. Tahapan kegiatan meliputi koordinasi dan persiapan, penyusunan modul dan alat praktik, pre-test, penyampaian teori, praktik instalasi dan pengujian jaringan fiber optik, post-test, refleksi, serta evaluasi kegiatan. Materi pelatihan mencakup teori dasar fiber optik, splicing, konektorisasi, pengujian kabel, dan simulasi jaringan FTTH sederhana. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman peserta berdasarkan hasil pre-test dan post-test serta meningkatnya kepercayaan diri peserta dalam melakukan praktik instalasi jaringan fiber optik. Peserta aktif mengikuti praktik pengamatan kabel, cleaving, penyambungan kabel menggunakan splicer, pemasangan konektor, dan simulasi jaringan fiber optik dengan pendampingan tim dosen dan mahasiswa. Evaluasi mitra menunjukkan bahwa kegiatan memberikan pengalaman praktik baru yang relevan dengan kebutuhan industri jaringan modern dan mendukung pengembangan pembelajaran berbasis praktik industri di sekolah. Program juga menghasilkan komitmen keberlanjutan berupa pengembangan teaching factory dan praktik jaringan fiber optik skala kecil di lingkungan sekolah sebagai dukungan terhadap pembangunan jaringan internet desa berbasis Smart Village. Dengan demikian, kegiatan pengabdian ini berkontribusi dalam penguatan kompetensi sumber daya manusia vokasional pada bidang teknologi jaringan modern sekaligus mendukung pengembangan transformasi digital desa berbasis Smart Village.