Serly Safitri
Universitas Negeri Padang

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pelatihan Personal Safety Skill Melalui Digital Storytelling Sebagai Upaya Preventif Kekerasan Seksual Pada Anak di Kelurahan Aur Tajungkang Tangah Sawah, Bukittinggi Maya Yasmin; Fauziah Taslim; Serly Safitri
Plakat : Jurnal Pelayanan Kepada Masyarakat Vol 5, No 2 (2023): Plakat: Jurnal Pelayanan Kepada Masyarakat
Publisher : Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/plakat.v5i2.13174

Abstract

Kekerasan seksual pada anak merupakan isu yang terus berkembang dan mengalami peningkatan kasus yang signifikan setiap tahunnya di Indonesia. Salah satu hal melatarbelakangi masalah tersebut adalah terbatasnya pemahaman dan kemampuan anak dalam melindungi diri, yang disebut dengan istilah personal safety skill. Program ini bertujuan untuk meningkatkan personal safety skill melalu digital storytelling sehingga anak mampu terhindar dari berbagai ancaman kekerasan seksual yang ditemui disekitarnya. Metode yang digunakan melalui pelatihan dengan evaluasi menggunakan kuesioner pre-post-test. Mitra yang terlibat adalah Kelurahan Aur Tajungkang Tangah Sawah (ATTS), Bukittinggi, dengan jumlah partisipan sebanyak 15 anak berusia 10 -13 tahun. Hasil evaluasi yang diperoleh berdasarkan skor pre-post-test disimpulkan bahwa digital storytelling efektif untuk meningkatkan personal safety skill anak.Sexual violence against children is an issue that continues to grow and experiences a significant increase in cases every year in Indonesia. One of the reasons behind this problem is children's limited understanding and ability to protect themselves, which is called personal safety skills. This program aims to improve personal safety skills through digital storytelling, so children can avoid various threats of sexual violence that are encountered around them. The method used is training with evaluation using a pre-post-test questionnaire. The partners involved were Aur Tajungkang Tangah Sawah (ATTS), Bukittinggi, with 15 participants aged 10–13 years. The evaluation results obtained based on pre-post-test scores concluded that digital storytelling was effective in improving children's safety skills.
Peningkatan Hasil Belajar Peserta Didik Dalam Pembelajaran Pendidikan Pancasila Melalui Model Cooperative Learning Tipe NHT Di Kelas V SDN 33 Sawahan Kota Padang Afyfah Nurtisna; Serly Safitri
Publikasi Pendidikan Vol 16, No 2 (2026)
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70713/publikan.v16i2.84580

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya partisipasi dan hasil belajar peserta didik akibat adanya permasalahan dalam proses pembelajaran khususnya pada kegiatan kelompok yang belum optimal, dimana diskusi didominasi oleh beberapa siswa, sementara yang lain kurang aktif, kurang percaya diri, dan kurang berani menyampaikan pendapat. Kondisi ini menunjukkan bahwa metode pembelajaran belum mampu mendorong keaktifan dan berpikir kritis peserta didik. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan peningkatan hasil belajar peserta didik melalui penerapan model Numbered Head Together (NHT) pada pembelajaran Pendidikan Pancasila di kelas V SDN 33 Sawahan. Jenis penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan pendekatan kualitatif dan kuantitatif yang dilaksanakan dalam dua siklus, meliputi tahap perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, tes, dan nontes. Subjek penelitian terdiri dari guru sebagai observer, peneliti sebagai praktisi, dan 23 peserta didik. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan pada setiap aspek, yaitu rencana pembelajaran dari 91,6% menjadi 95,8%, pelaksanaan pembelajaran aspek guru dari 93,7% menjadi 96,8%, aspek peserta didik dari 92,1% menjadi 96,8%, serta hasil belajar dari 77,1 menjadi 92,1.