Diah Darawati
Unknown Affiliation

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Analisis Kesulitan Numerasi Siswa Kelas II Pada Mata Pelajaran Matematika Di SDN 1 Santong Mulia Tahun Pelajaran 2024/2025 Diah Darawati; Fitriani Rahayu; M. Taufik
Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan Vol 12 No 4.C (2026): Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan
Publisher : Peneliti.net

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kemampuan numerasi dasar siswa kelas II dalam menyelesaikan soal cerita serta mengidentifikasi faktor-faktor penyebab kesulitan numerasi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif jenis studi kasus yang dilaksanakan di SDN 1 Santong Mulia. Teknik pengumpulan data mencakup tes, observasi, wawancara, dan dokumentasi. Subjek terdiri dari siswa kelas II yang dipilih berdasarkan hasil tes numerasi tinggi, sedang, rendah), serta guru dan kepala sekolah sebagai informan pendukung. Analisis data menggunakan teknik Miles dan Huberman yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan verifikasi kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) kemampuan numerasi siswa bervariasi pada ketiga indikator numerasi. Siswa kategori tinggi sebagian besar mampu menguasai simbol angka, mengurutkan bilangan, dan memilih operasi hitung dengan cukup tepat. Siswa kategori sedang umumnya memahami urutan angka, tetapi sering keliru dalam memilih operasi hitung, mengalami kesulitan menginterpretasi tabel, dan belum mampu menarik kesimpulan dengan benar. Siswa kategori rendah mengalami kesulitan signifikan dalam memahami maksud soal, melakukan operasi hitung sederhana, membaca data dari tabel, dan membuat keputusan matematis. (2) Faktor penyebab kesulitan numerasi meliputi faktor internal seperti rendahnya kemampuan membaca, lemahnya pemahaman konsep matematika, rendahnya minat belajar, dan kurangnya rasa percaya diri. Faktor eksternal meliputi metode pembelajaran yang masih konvensional, keterbatasan media belajar, dan kurangnya dukungan keluarga. Kedua faktor ini saling berkaitan dan berdampak pada kemampuan siswa dalam memahami serta menyelesaikan soal cerita numerasi secara menyeluruh.