Ani Mashunatul Mahmudah
Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Surya Global

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Penerapan Teknik Imajinasi Terbimbing pada Pasien Fraktur Preoperasi dengan Ansietas Ani Mashunatul Mahmudah; Nurmaningsih Nurmaningsih; Rohayati Masitoh; Riza Yulina Amry
Surya Medika: Jurnal Ilmiah Ilmu Keperawatan dan Ilmu Kesehatan Masyarakat Vol. 21 No. 1 (2026)
Publisher : STIKes Surya Global Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32504/sm.v21i1.1347

Abstract

Latar Belakang : Fraktur adalah hilangnya continuitas tulang, tulang rawan, baik yang bersifat total maupun sebagian. Biasanya disebabkan oleh trauma atau tenaga fisik. Tindakan pembedahan atau operasi adalah salah satu penatalaksaan fraktur, pembedahan tersebut  menjadi salah satu penyebab terjadinya ansietas pada pasien yang hendak menjalani tindakan operasi. Salah satu terapi non farmakologi untuk menurunkan ansientas pada pasien pre operasi adalah dengan terapi teknik imajinasi terbimbing dapat mengurangi ansietas tanpa efek samping dan mempunyai manfaat terutama pada pasien yang mengalami pembedahan. Tujuan Penelitian ini untuk mendapat gambaran penerapan teknik imajinasi terbimbing dalam menurunkan ansietas pada pasien fraktur pre operasi. Metode : Metode Penelitian dilakukan menggunakan studi kasus dengan mendekatan asuhan keperawatan. Subjek penelitian yaitu pasien yang mengalami fraktur dengan masalah ansietas Hasil : Setelah dilakukan teknik imajinasi terbimbing pada kedua pasien mengalami penurunan tingkat ansietas, dibuktikan dengan pasien mengatakan rasa cemas menurun, lebih rileks, tekanan darah membaik dan frekensi nadi membaik, pola berkemih membaik, pola tidur membaik. Simpulan : Penelitian ini menyimpulkan bahwa teknik imajinasi terbimbing terbukti efektif dalam menurunkan tingkat ansietas pada pasien fraktur yang mengalami masalah ansietas pre operasi.
Efektifitas pelatihan preceptorship dan mentorship terhadap pengetahuan tenaga kesehatan di Rumah Sakit Ani Mashunatul Mahmudah; Rohayati Masitoh; RR Viantika Kusumasari; Sri Riyana
Health Sciences and Pharmacy Journal Vol. 10 No. 2 (2026)
Publisher : STIKes Surya Global Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32504/hspj.v10i2.1529

Abstract

Peningkatan kompetensi tenaga kesehatan merupakan salah satu strategi penting dalam meningkatkan mutu pelayanan dan keselamatan pasien di rumah sakit. Pelatihan preceptorship dan mentorship merupakan metode pengembangan sumber daya manusia yang bertujuan meningkatkan kemampuan pembimbing klinik dalam melaksanakan proses bimbingan secara efektif. Namun, bukti mengenai efektivitas pelatihan tersebut terhadap peningkatan pengetahuan tenaga kesehatan di rumah sakit masih terbatas. Tujuan penelitian ini untuk menganalisis efektivitas pelatihan preceptorship dan mentorship terhadap pengetahuan tenaga kesehatan di RSUD Panembahan Senopati Bantul. Penelitian ini menggunakan desain kuantitatif pre-experimental dengan rancangan one-group pretest-posttest. Penelitian dilaksanakan pada Desember 2025 di RSUD Panembahan Senopati Bantul. Populasi penelitian adalah 45 pembimbing klinik dengan teknik total sampling. Sebanyak 30 responden yang mengikuti seluruh rangkaian penelitian dianalisis sebagai sampel akhir. Pengukuran pengetahuan dilakukan menggunakan kuesioner sebelum dan sesudah pelatihan. Data dianalisis secara univariat, dilanjutkan uji normalitas Shapiro Wilk dan uji Wilcoxon Signed-Rank Test. Hasil penelitian ini mendapatkan rerata skor pengetahuan meningkat dari 63,20 pada pre-test menjadi 80,00 pada post-test, dengan peningkatan rerata sebesar 16,80 poin. Hasil uji Wilcoxon menunjukkan terdapat 21 responden mengalami peningkatan skor, 4 responden mengalami penurunan, dan 5 responden memiliki skor yang tetap. Analisis statistik menunjukkan perbedaan yang bermakna antara skor pengetahuan sebelum dan sesudah pelatihan (p = 0,000). Pelatihan preceptorship dan mentorship terbukti efektif meningkatkan pengetahuan tenaga kesehatan di RSUD Panembahan Senopati Bantul.