Muskhab Eko Riyadi
Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Surya Global

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pemberian Senam Dismenore dalam Menurunkan Dismenore pada Mahasiswi Keperawatan RR Viantika Kusumasari; Fitri Dian Kurniati; Muskhab Eko Riyadi
Surya Medika: Jurnal Ilmiah Ilmu Keperawatan dan Ilmu Kesehatan Masyarakat Vol. 21 No. 1 (2026)
Publisher : STIKes Surya Global Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32504/sm.v21i1.1409

Abstract

Latar belakang: Dismenore merupakan nyeri pada saat menstruasi dan banyak dirasakan oleh remaja putri. Prevalensi dismenore primer di Indonesia cukup tinggi sebesar 60-75%, tiga perempat dari jumlah remaja mengalami nyeri ringan sampai sedang dan seperempat lagi mengalami nyeri berat. Remaja putri yang mengalami dismenore berdampak pada penurunan aktivitas seperti tidak masuk kuliah dan penurunan prestasi akademis. Oleh karena itu perlunya penanganan untuk menurunkan tingkat nyeri menstruasi yaitu dengan senam dismenore. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh senam dismenore terhadap dismenore pada mahasiswi keperawatan di STIKes Surya Global Yogyakarta. Metode: Desain penelitian yang digunakan adalah preexperiment dengan pendekatan one group pretest and posttest design tanpa kelompok pembanding. Sampel berjumlah 30 responden dengan teknik sampling consecutive sampling. Instrumen yang digunakan Numeric Rating Scale (NRS). Skala data rasio dan menggunakan Uji Wilcoxon. Hasil: Hasil penelitian menunjukan bahwa terdapat perbedaan rata-rata skala nyeri dismenore responden sebelum diberikan intervensi senam dismenore yaitu 5,90 (nyeri sedang) dan setelah diberikan intervensi senam dismenore 3.07(nyeri ringan). Berdasarkan uji wilcoxon didapatkan nilai p-value sebesar 0,000<0.05 yang berarti terdapat pengaruh senam dismenore terhadap dismenore pada mahasiswi keperawatan. Simpulan: Senam dismenore berpengaruuh dalam menurunkan skala nyeri dismenore pada mahasiswi keperawatan STIKes Surya Global Yogyakarta.
PENINGKATAN PENGETAHUAN POLA HIDUP BERSIH DAN SEHAT ANAK SEKOLAH MELALU EDUKASI KESEHATAN DI PONDOK PESANTREN Anna Nur Hikmawati; Muskhab Eko Riyadi; Suib Suib; RR.Viantika Kusumasari; Fitri Dian Kurniati
Humanism: Journal of Community Empowerment (HJCE) Vol. 8 No. 1 (2026)
Publisher : Humanism: Journal of Community Empowerment (HJCE)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32504/hjce.v8i2.1510

Abstract

Perilaku hidup bersih dan sehat merupakan suatu hal yang harus diterapkan dalam kehidupan sehari-hari oleh masyarakat. Kondisi sehat dapat dicapai dengan mengubah perilaku dari yang tidak sehat menjadi perilaku sehat dan menciptakan lingkungan sehat di rumah tangga. Untuk mencapai tujuan itu, pemerintah telah mengkampanyekan program perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS) melalui institusi kesehatan daerah dengan berbagai cara promosi keseluruh elemen masyarakat termasuk lembaga pendidikan seperti sekolah, perguruan tinggi, dan pesantren. Pengabmas ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan perilaku hidup bersih dan sehat pada anak sekolah di Pondok Pesantren MBS Pleret Bantul. Metode yang digunakan adalah dengan memberikan intervensi berupa pendidikan kesehatan tentang Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) dengan metode ceramah, yaitu penyampaian materi menggunakan media power point dan video sekaligus praktik langsung, serta metode diskusi, yaitu penyampaian pendapat peserta mengenai materi yang sudah diberikan. Peserta adalah santriwati Pondok Pesantren MBS Pleret Bantul sebanyak 87 santriwati. Untuk mengetahui perbedaan tingkat pengetahuan maka dilakukan pretest dan posttest menggunakan kuesioner. Hasil pengabmas menunjukkan nilai rata-rata pengetahuan sebelum edukasi yaitu 58 (kurang) dan nilai rata-rata setelah edukasi yaitu 88 (baik). Pendidikan kesehatan pada kegiatan pengabmas di Pondok Pesantren MBS Pleret Bantul mampu meningkatkan pengetahuan santriwati tentang Perilaku Hidup Bersih dan Sehat.