Latar belakang: Dismenore merupakan nyeri pada saat menstruasi dan banyak dirasakan oleh remaja putri. Prevalensi dismenore primer di Indonesia cukup tinggi sebesar 60-75%, tiga perempat dari jumlah remaja mengalami nyeri ringan sampai sedang dan seperempat lagi mengalami nyeri berat. Remaja putri yang mengalami dismenore berdampak pada penurunan aktivitas seperti tidak masuk kuliah dan penurunan prestasi akademis. Oleh karena itu perlunya penanganan untuk menurunkan tingkat nyeri menstruasi yaitu dengan senam dismenore. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh senam dismenore terhadap dismenore pada mahasiswi keperawatan di STIKes Surya Global Yogyakarta. Metode: Desain penelitian yang digunakan adalah preexperiment dengan pendekatan one group pretest and posttest design tanpa kelompok pembanding. Sampel berjumlah 30 responden dengan teknik sampling consecutive sampling. Instrumen yang digunakan Numeric Rating Scale (NRS). Skala data rasio dan menggunakan Uji Wilcoxon. Hasil: Hasil penelitian menunjukan bahwa terdapat perbedaan rata-rata skala nyeri dismenore responden sebelum diberikan intervensi senam dismenore yaitu 5,90 (nyeri sedang) dan setelah diberikan intervensi senam dismenore 3.07(nyeri ringan). Berdasarkan uji wilcoxon didapatkan nilai p-value sebesar 0,000<0.05 yang berarti terdapat pengaruh senam dismenore terhadap dismenore pada mahasiswi keperawatan. Simpulan: Senam dismenore berpengaruuh dalam menurunkan skala nyeri dismenore pada mahasiswi keperawatan STIKes Surya Global Yogyakarta.
Copyrights © 2026