Dian Kholika Hamal
Kesehatan Masyarakat, Universitas Muhammadiyah Prof. Dr. Hamka

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Pengetahuan, Aktivitas Fisik, dan Asupan Zat Gizi (Energi, Karbohidrat, Lemak, Vitamin C, Kalsium) Sebagai Faktor yang Berhubungan dengan Status Gizi remaja Irhamna Irhamna; Dian Kholika Hamal
Science: Indonesian Journal of Science Vol. 2 No. 3 (2025)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/science.v2i3.139

Abstract

Remaja yang berpeluang memiliki permasalahan status gizi, asupan zat gizi yang tidak seimbang antara energi masuk dengan pengeluaran energi berupa aktivitas fisik merupakan salah satu penyebab masalah gizi. Tujuan penelitian untuk mengetahui apakah terdapat hubungan pengetahuan, aktivitas fisik, dan asupan zat gizi dengan status gizi remaja kelas XI dan XII di SMA Muhammadiyah 4 Jakarta Timur. Jenis penelitian kuantitatif dengan desain Cross Sectional menggunakan teknik sampling Proportionate Stratified Rendom Sampling. Sampel yang diperoleh dari siswa/siswi kelas 11 dan 12 sebanyak 216 orang. Variabel yang diteliti yaitu status gizi, asupan zat gizi, aktivitas fisik, pengetahuan gizi, dan kebiasaan sarapan. Peneliti memanfaatkan data primer dan data sekunder. Analisis data dilakukan secara univariat dan bivariat dengan menggunakan uji Chi-Square . Terdapat 50,5% responden memilliki status gizi normal. Hasil bivariat menunjukkan adanya hubungan pada variabel pengetahuan gizi (p=0,038), aktivitas fisik (p=0,000), dan asupan energi (p=0,000), karbohidrat (p=0,000), lemak (p=0,003), vitamin C (p =0,017), kalsium (p=0,000) dengan status gizi remaja. Peneliti menyarankan agar pihak sekolah melakukan pembelajaran terkait kebiasaan sarapan pagi sehingga proses pembelajaran berjalan dengan baik dan untuk memenuhi kebutuhan asupan zat gizi.
Tingkat Stres dan Aktivitas Fisik Sebagai Faktor yang Berhubungan dengan Siklus Menstruasi pada Remaja Putri Tiara Rizki Azzahra; Dian Kholika Hamal
Science: Indonesian Journal of Science Vol. 2 No. 5 (2026)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/science.v2i4.175

Abstract

Remaja menghadapi berbagai permasalahan yang kompleks, terutama saat mengalami masa transisi yang ditandai dengan perubahan fisik, psikologis, dan sosial. Perubahan-perubahan ini dapat membuat remaja terlihat emosional tidak stabil dan berpotensi mempengaruhi gangguan pada siklus menstruasi mereka. Tujuan : Untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan siklus menstruasi pada remaja. Metode : Penelitian ini menggunakan desain cross sectional dengan jenis penelitian kuantitatif. Menggunakan data primer seperti wawancara dan lembar observasi. Sampel pada penelitian ini sebanyak 196 siswi dari total populasi. Analisis data menggunakan analisis univariat dan bivariat dengan menggunakan Uji chi square. Hasil : Berdasarkan hasil analisis univariat menunjukkan siswi kelas 10 dan 11 yang mengalami siklus menstruasi tidak normal sebanyak 133 orang (67.9%). Hasil analisis bivariat menunjukkan adanya hubungan yang signifikan antara Tingkat Stres (P- value = 0.000), Aktivitas Fisik (P-value = 0.000), dengan gangguan siklus menstruasi. Serta tidak ada hubungan antara Usia Menarche (P-value = 0.192), Status Gizi (P-value = 0.619) dengan gangguan siklus menstruasi. Saran : Berdasarkan hasil penelitian disarankan untuk menjaga keseimbangan aktivitas fisik dengan olahraga teratur dan mengelola stres melalui relaksasi, agar siklus menstruasi tetap teratur dan terhindar dari gangguan.
Faktor-Faktor yang Berhubungan dengan Kejadian Stunting pada Balita di Lokus Intervensi Stunting Kecamatan Cileungsi Kabupaten Bogor Junaijah Ummu Unais; Dian Kholika Hamal
Science: Indonesian Journal of Science Vol. 2 No. 3 (2025)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/science.v2i3.361

Abstract

Stunting dapat menyebabkan gangguan pertumbuhan pada anak baik dalam jangka pendek maupun jangka panjang. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran faktor-faktor yang berhubungan dengan kejadian stunting pada balita di lokus intervensi stunting kecamatan Cileungsi Kabupaten Bogor tahun 2025. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan desain cross-sectional. Sampel penelitian ini sebanyak 110 responden diambil menggunakan teknik Purposive sampling dari total populasi seluruh balita yang berada di lokus intervensi stunting Kecamatan Cileungsi. Pengumpulan data yang dilakukan dengan wawancara menggunakan kuisioner. Analisis data dilakukan secara univariat dan bivariat menggunakan uji chi-square. Hasil penelitian ini menunjukkan mayoritas balita tidak mengalami stunting (79,1), jarang terkena penyaki infeksi (72,7%), mendapatkan ASI ekslusif (55,5%), dengan kelompok usia ibu tidak berisiko (90%), memiliki tingkat pendidikan menengah-tinggi (94,5%), memiliki tingat pegetahuan kurang (55,5%) dan tingkat pedapatan keluarga yang tinggi (65,5%) Analisisbivariat menunjukkan terdapat hubungan signifikan antara penyakit infeksi (P=0,000),  ASI eksklusif (P=0,000), Pendapatan keluarga (P=0,000) dengan kejadian stunting pada balita. sedangkan variabel usia ibu saat hamil (P=1,000), pendidikan ibu (P=0,848), pengetahuan ibu (P=0,391) tidak terdapat hubungan signifikan dengan kejadian stunting pada balita. Dapat disimpulkan bahwa penyakit infeksi, ASI eksklusif, dan pendapatan keluarga berperan peting dalam kejadian stunting pada balita, sedangkan usia ibu saat hamil, pendidikan ibu, dan pengetahun ibu tidak menunjukkan pengaruh yang signifikan pada penelitian ini.