Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Constraints of Developing Country Partnership (KNB) Foreign Learners in BIPA Learning Interaction Eva Ardiana Indrariani; Aziizatul Khusniyah
KEMBARA: Jurnal Keilmuan Bahasa, Sastra, dan Pengajarannya Vol. 11 No. 1 (2025): April
Publisher : Universitas Muhammadiyah Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22219/kembara.v11i1.36095

Abstract

This research departs from the problem of low active participation of foreign learners in the interaction of Indonesian learning for Foreign Speakers (BIPA), especially those who are members of the Developing Countries Partnership (KNB) program. The verbal constraints they experience are not solely related to language skills, but also closely related to sociocultural, psychological, and pedagogical factors that affect their comfort in classroom interactions. This study aims to identify and describe the interaction obstacles faced by KNB foreign learners in BIPA learning and the factors that affect them as a whole. This study uses a descriptive qualitative approach with data collection techniques such as participatory observation, in-depth interviews, and document analysis. The research subjects consist of international students receiving KNB scholarships and participating in the BIPA program at one of the public universities in Indonesia. The data were analyzed thematically, emphasizing interaction patterns, verbal responses, and adaptation strategies used by learners in the learning context. The results show that the main obstacles in learning interactions come not only from the limitations of vocabulary and sentence structure, but also from the fear of making mistakes, lack of understanding of local communication norms, and lack of pedagogical support that is responsive to the learner's cultural background. These findings confirm the importance of developing BIPA learning strategies that are more inclusive, interactive, and based on intercultural awareness. This research provides theoretical and practical contributions to the development of BIPA teaching and opens up space for further studies in the realm of cross-cultural interaction in language education.
Pelatihan Kesantunan Berbahasa dalam Interaksi Komunikasi di Lingkup Sekolah Nanik Setyawati; Eva Ardiana Indrariani; Siti Lestari; Ngurah Ayu Nyoman Murniati
Jurnal Abdimas Indonesia Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Perkumpulan Dosen Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34697/jai.v5i2.1686

Abstract

Berdasarkan observasi awal dan wawancara oleh Tim Pengabdian kepada Masyarakat Universitas PGRI Semarang dengan kepala sekolah dan beberapa guru ditemukan adanya ketidaksantunan berbahasa oleh siswa dalam interaksi baik di dalam maupun di luar kelas. Tujuan kegiatan pengabdian ini untuk memberikan solusi konkret dan berkelanjutan dalam meningkatkan kesantunan berbahasa di SMPN 34 Semarang, khususnya kepada para siswa. Kegiatan pengabdian dilakukan melalui pelatihan luar jaringan (luring) kepada para siswa. Pelatihan kesantunan berbahasa diberikan kepada siswa di kelas yang diidentifikasi memerlukan peningkatan kesantunan berkomunikasi. Penyampaian materi dengan ceramah oleh tim pengabdian, kemudian dilanjutkan berdiskusi (tanya jawab) dengan para siswa. Kegiatan pengabdian yang diikuti 66 siswa menghasilkan sesuatu yang positif. Hal tersebut dapat diketahui bahwa setelah pelatihan, para siswa lebih tepat dalam pemilihan kata (diksi), nada, dan sikap yang baik saat berinteraksi dengan sesama siswa maupun dengan para guru (yang lebih tua). Perihal kesantuanan berbahasa siswa tidak sebatas menjadi tanggung jawab pihak sekolah, namun diperlukan keterlibatan orang tua dan masyarakat.