Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pemberdayaan Literasi SAGUPRENEUR pada Pelaku Usaha Sagu Asli Mama Papua di Kota dan Kabupaten Jayapura: Pendekatan Participatory Action Research Regina Ansyelike Kudiai Regina; Frangky Buang Dandirwah; Sindi Saputri; Michael Yeuyanan; Monika Rumengan; Christina Kiambe; Kurniawan Patma; Michael Sunyaw Weyai; Elend Fransiska; Fatma Yunus
Celebes Journal of Community Services Vol. 5 No. 1 (2026): December - May
Publisher : Yayasan Vifada Cendikia Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk memberdayakan literasi SAGUPRENEUR pada pelaku usaha sagu asli Mama Papua di Kota dan Kabupaten Jayapura melalui pendekatan Participatory Action Research (PAR). Kegiatan dilaksanakan selama Januari hingga Maret 2026 dengan melibatkan 13 pelaku usaha sebagai mitra aktif dalam seluruh tahapan pemberdayaan, meliputi perencanaan, pelaksanaan, evaluasi, dan refleksi. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi partisipatif, wawancara semi-terstruktur, serta dokumentasi kegiatan, yang kemudian dianalisis secara kualitatif deskriptif dengan pendekatan triangulasi. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan kapasitas pelaku usaha dalam tiga aspek utama, yaitu: (1) diferensiasi produk berbasis sagu melalui inovasi produk dan pengemasan yang lebih kompetitif, (2) penguatan legalitas usaha melalui penerbitan Nomor Induk Berusaha (NIB) dan pendaftaran hak merek dagang, serta (3) penerapan laporan keuangan sederhana berbasis aplikasi untuk meningkatkan pengelolaan usaha. Selain itu, program ini juga meningkatkan kemampuan pelaku usaha dalam perencanaan usaha, manajemen produksi, dan pemasaran digital. Dampak dari kegiatan ini terlihat pada peningkatan penjualan sebesar 20–35% serta perluasan jaringan pemasaran, baik secara konvensional maupun digital. Kegiatan ini menunjukkan bahwa pemberdayaan literasi kewirausahaan berbasis kearifan lokal melalui pendekatan partisipatif mampu menjadi strategi yang efektif dalam meningkatkan kapasitas, produktivitas, dan keberlanjutan usaha sagu. Pendekatan SAGUPRENEUR tidak hanya memperkuat aspek ekonomi, tetapi juga mendukung pelestarian nilai-nilai lokal dalam pengembangan usaha masyarakat adat.
Edukasi dan Literasi Pangan Lokal Papua: Pemberdayaan Masyarakat melalui Pendekatan PURPLE COW Strategy Satria Agus Palobo Satria; Adonia Elyoenai Seno; Maria I. Yawanadare; Marlina C. Dametow; Lince Tabuni; Maryetha Pascalina Angel Kawer; Fadly Yizhar; Klara Wonar; Fatma Yunus; Ryan Arif Turohim; Alvin Meradje; Kurniawan Patma
Celebes Journal of Community Services Vol. 5 No. 1 (2026): December - May
Publisher : Yayasan Vifada Cendikia Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan literasi dan edukasi pangan lokal Papua melalui penerapan PURPLE COW Strategy yang menekankan inovasi, diferensiasi, dan penciptaan daya tarik unik produk. Kegiatan dilaksanakan di Kabupaten Jayapura, Papua, dengan melibatkan 15 pelaku usaha pangan lokal sebagai peserta. Metode yang digunakan adalah pendekatan partisipatif melalui tahapan analisis potensi, pelatihan kreatif, pendampingan pemasaran digital, serta evaluasi. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan kapasitas pelaku usaha dalam menciptakan produk pangan lokal yang inovatif dan bernilai tambah, menerapkan strategi pemasaran kreatif berbasis storytelling budaya, serta memanfaatkan media digital sebagai sarana promosi dan edukasi konsumen. Produk yang terdiferensiasi secara signifikan mampu meningkatkan penjualan dan memperluas jangkauan pasar. Temuan ini menunjukkan bahwa penerapan PURPLE COW Strategy efektif dalam pemberdayaan masyarakat, peningkatan literasi pangan lokal, serta penguatan keberlanjutan usaha berbasis budaya.