Raudatul Jannati Ir
Departemen Psikologi, Universitas Negeri Padang

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Masalah Psikososial dan Emosional pada Anak Tunarungu: Tinjauan Sistematis Literatur Dienul Aina AB; Ketut Lativa Chairunnisa; Raudatul Jannati Ir; Sabrina Nur Fauziyah HD
Culture education and technology research (Cetera) Vol. 2 No. 2 (2025): Vol.2 No.2 2025
Publisher : FKIP - Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/ctr.v2i1.139

Abstract

Penelitian ini merupakan kajian literatur sistematis yang bertujuan untuk mengidentifikasi dan menganalisis permasalahan psikologis, sosial, dan emosional yang dialami oleh anak-anak tunarungu. Penelitian ini menggunakan metode telaah sistematis terhadap 15 artikel ilmiah dari jurnal bereputasi internasional yang terbit antara tahun 2016 hingga 2025. Hasil penelitian menunjukkan bahwa anak-anak tunarungu memiliki tingkat kecemasan, depresi, dan gangguan perilaku yang lebih tinggi dibandingkan anak dengan pendengaran normal. Faktor resiko utama adalah hambatan komunikasi, keterlambatan diagnosa, stres orang tua, dan stigma sosial. Selain itu, kualitas hidup anak-anal tunarungu ditemukan lebih rendah, terutama dalam aspek psikososial, dengan ketidaksesuaian antara persepsi anak dan orang tua.
Masalah Psikososial dan Emosional pada Anak Tunarungu: Tinjauan Sistematis Literatur Dienul Aina AB; Ketut Lativa Chairunnisa; Raudatul Jannati Ir; Sabrina Nur Fauziyah HD
Culture education and technology research (Cetera) Vol. 2 No. 2 (2025): Vol.2 No.2 2025
Publisher : FKIP - Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/ctr.v2i1.139

Abstract

Penelitian ini merupakan kajian literatur sistematis yang bertujuan untuk mengidentifikasi dan menganalisis permasalahan psikologis, sosial, dan emosional yang dialami oleh anak-anak tunarungu. Penelitian ini menggunakan metode telaah sistematis terhadap 15 artikel ilmiah dari jurnal bereputasi internasional yang terbit antara tahun 2016 hingga 2025. Hasil penelitian menunjukkan bahwa anak-anak tunarungu memiliki tingkat kecemasan, depresi, dan gangguan perilaku yang lebih tinggi dibandingkan anak dengan pendengaran normal. Faktor resiko utama adalah hambatan komunikasi, keterlambatan diagnosa, stres orang tua, dan stigma sosial. Selain itu, kualitas hidup anak-anal tunarungu ditemukan lebih rendah, terutama dalam aspek psikososial, dengan ketidaksesuaian antara persepsi anak dan orang tua.