Ere Mardella Arbiani
Pendidikan Bahasa Indonesia, IAI Imsya Indonesia

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Pengaruh Guru Sebagai Influencer Pendidikan Terhadap Peserta Didik Di Era Digital Ahmad Rifqi Hidayat; Ananda Putri Febi Hafifah; Anisa; Ere Mardella Arbiani; dkk
Culture education and technology research (Cetera) Vol. 2 No. 4 (2025): Vol.2 No.4 2025
Publisher : FKIP - Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/ctr.v2i3.189

Abstract

Perkembangan Teknologi digital telah membawa perubahan besar dalam dunia pendidikan, khususnya dalam cara peserta didik memperoleh informasi, membangun pemahaman, serta membentuk sikap,perilaku dan karakter. Kondisi tersebut menuntut seorang guru untuk tidak hanya berperan sebagai pengajar di dalam kelas, tetapi juga sebagai Influencer pendidikan yang mampu memberikan pengaruh positif kepada peserta didik ditengah derasnya arus informasi digital. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bagaimana peran seorang guru yang mempengaruhi peserta didik diera digital, baik dari aspek motivasi belajar, pola pikir, maupun pembentukan karakter. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah jenis penelitian konseptual yang berfokus pada pengembangan konsep, dan gagasan, serta kerangka teori yang bersumber dari literatur yang relevan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa guru yang mampu memanfaatkan media digital dengan bijak, membangun komunikasi yang efektif, serta menampilkan keteladanan dalam sikap dan perilaku, memiliki pengaruh signifikan terhadap peserta didik. Oleh karena itu, penguatan peran guru sebagai Influencer pendidikan menjadi hal yang sangat penting untuk mendukung terciptanya proses pembelajaran yang baik, adaptif, dan bermakna diera digital.
Pengaruh Guru Sebagai Influencer Pendidikan Terhadap Peserta Didik Di Era Digital Ahmad Rifqi Hidayat; Ananda Putri Febi Hafifah; Anisa; Ere Mardella Arbiani; dkk
Culture education and technology research (Cetera) Vol. 2 No. 4 (2025): Vol.2 No.4 2025
Publisher : FKIP - Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/ctr.v2i3.189

Abstract

Perkembangan Teknologi digital telah membawa perubahan besar dalam dunia pendidikan, khususnya dalam cara peserta didik memperoleh informasi, membangun pemahaman, serta membentuk sikap,perilaku dan karakter. Kondisi tersebut menuntut seorang guru untuk tidak hanya berperan sebagai pengajar di dalam kelas, tetapi juga sebagai Influencer pendidikan yang mampu memberikan pengaruh positif kepada peserta didik ditengah derasnya arus informasi digital. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bagaimana peran seorang guru yang mempengaruhi peserta didik diera digital, baik dari aspek motivasi belajar, pola pikir, maupun pembentukan karakter. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah jenis penelitian konseptual yang berfokus pada pengembangan konsep, dan gagasan, serta kerangka teori yang bersumber dari literatur yang relevan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa guru yang mampu memanfaatkan media digital dengan bijak, membangun komunikasi yang efektif, serta menampilkan keteladanan dalam sikap dan perilaku, memiliki pengaruh signifikan terhadap peserta didik. Oleh karena itu, penguatan peran guru sebagai Influencer pendidikan menjadi hal yang sangat penting untuk mendukung terciptanya proses pembelajaran yang baik, adaptif, dan bermakna diera digital.
Krisis Komunikasi Mahasiswi Pada Pendidikan Studi Kasus: Mahasiswi Ilmu Al-Quran dan Tafsir IAI Imsya Indonesia Angkatan 2025 Aulia Apriliani; Aisyah Firmathoina; Ere Mardella Arbiani
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 9 No. 3 (2025): Desember
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v9i3.33232

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis persepsi mahasiswa terhadap krisis komunikasi dalam dunia pendidikan, khususnya di lingkungan Institusi Pendidikan Islam (IAI) Imsya Indonesia. Krisis komunikasi muncul akibat kurang efektifnya interaksi antara pendidik dan peserta didik yang ditandai dengan menurunnya kualitas komunikasi, meningkatnya kesalah pahaman, dan menurunnya nilai moral serta etika. Faktor penyebab utama meliputi rendahnya literasi, kurangnya etika, dan pengaruh media sosial yang tidak sepenuhnya mengikuti norma komunikasi yang sopan. Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan distribusi kuesioner dengan uji analisis regresi linier berganda dan uji f, uji t dan uji R2. Hasil penelitian krisis komunikasi berpengaruh positif dan signifikan terhadap pendidikan yang menunjukkan bahwa persepsi mahasiswa sangat mempengaruhi pemahaman mereka terhadap krisis ini dan pentingnya upaya perbaikan melalui pendidikan karakter dan etika komunikasi. Dengan demikian, karya ini memberikan gambaran penting tentang perlunya peningkatan kualitas komunikasi dan moral dalam dunia pendidikan Islam.