Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

EFEKTIVITAS MODEL CONTINUITY OF CARE BERBASIS BIDAN TERHADAP PENINGKATAN KESEHATAN IBU DAN BAYI Redha Ulfa
Medical Studies and Health Journal (SEHAT) Vol. 2 No. 3 (2025): Medical Studies and Health Journal (SEHAT)
Publisher : Penelitian dan Pengembangan Ilmu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62207/a6e5mc77

Abstract

Angka kematian ibu dan bayi tetap menjadi tantangan global akibat model pelayanan kesehatan yang terfragmentasi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis mekanisme transformatif model Midwife-Led Continuity of Care (MLCC) dalam meningkatkan kualitas asuhan klinis dan pengalaman persalinan. Tinjauan naratif sistematis dilakukan terhadap literatur dari basis data PubMed, Scopus, ScienceDirect, dan Cochrane (2014-2024). Analisis tematik digunakan untuk mensintesis data mengenai mekanisme klinis, psikososial, dan sistemik pada model MLCC. Temuan menunjukkan bahwa MLCC secara signifikan meningkatkan deteksi dini risiko melalui hubungan terapeutik yang kuat dan komunikasi yang transparan. Secara fisiologis, model ini mereduksi intervensi medis iatrogenik, seperti seksio sesarea dan induksi sintetis, dengan menghormati ritme biologis persalinan. Selain itu, dukungan berkelanjutan terbukti memitigasi stres melalui regulasi jalur psikoneuroendokrinologi, yang meningkatkan kadar oksitosin alami dan menstabilkan poros HPA. Integrasi kerangka Donabedian mengonfirmasi bahwa sinergi antara struktur tim bidan yang otonom dan proses asuhan yang berpusat pada perempuan menghasilkan luaran kesehatan yang lebih resilien. MLCC merupakan strategi sistemik yang efektif untuk mentransformasi asuhan maternal dari reaktif menjadi proaktif. Integrasi model ini ke dalam kebijakan nasional sangat direkomendasikan untuk mencapai target SDGs.
OPTIMALISASI MEDIA DIGITAL UNTUK PENINGKATAN PENGETAHUAN KESEHATAN REPRODUKSI REMAJA (Desa Tanjung Lanjut - Muaro Jambi) Redha Ulfa
Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 2 No. 3 (2025): Pengabdian Masyarakat (PENGAMAS)
Publisher : Jurnal Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62207/1m18s467

Abstract

Ketidaktahuan mengenai kesehatan reproduksi di kalangan remaja Indonesia sering kali dipicu oleh stigma sosial dan terbatasnya akses informasi yang akurat. Penelitian ini bertujuan untuk mengukur efektivitas optimalisasi media digital dalam meningkatkan pengetahuan kesehatan reproduksi pada remaja putri di wilayah rural. Menggunakan kerangka kerja Social Cognitive Theory (SCT), intervensi dilakukan terhadap siswi kelas 7-12 di Desa Tanjung Lanjut melalui platform WhatsApp dan flipbook digital interaktif. Hasil evaluasi menunjukkan peningkatan skor pengetahuan yang signifikan, dengan nilai rata-rata Normalized Gain (N-Gain) di atas 0,7 (kategori tinggi). Media digital terbukti efektif sebagai zona nyaman bagi remaja untuk mengeksplorasi isu sensitif secara mandiri dan privat. Penelitian menyimpulkan bahwa adaptasi teknologi dalam promosi kesehatan mampu meruntuhkan hambatan psikologis dan mempersempit kesenjangan literasi kesehatan di pedesaan.