Adesty Aura Megarani
Program Studi S1 Administrasi Publik

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

DIMENSI COMMITMENT TO PROCESS DALAM COLLABORATIVE GOVERNANCE PENGENDALIAN PENCEMARAN UDARA DI KAWASAN INDUSTRI WIJAYAKUSUMA Adesty Aura Megarani; Kismartini Kismartini
Journal of Management and Public Policy Vol 15, No 2: April 2026
Publisher : Jurusan Administrasi Publik, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/jmpp.v15i2.56810

Abstract

Pencemaran udara di kawasan industri merupakan permasalahan kompleks yang tidak dapat diselesaikan oleh satu aktor secara mandiri, sehingga membutuhkan pendekatan collaborative governance. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dimensi commitment to process dalam proses collaborative governance pengendalian pencemaran udara di Kawasan Industri Wijayakusuma Kota Semarang, dengan menggunakan model Ansell dan Gash (2008). Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam, observasi, dan studi dokumentasi, dengan penentuan informan menggunakan teknik snowball sampling. Hasil penelitian menunjukkan bahwa commitment to process telah berkembang melalui tiga dimensi utama, yaitu mutual recognition of interdependence, shared ownership of process, dan openness to exploring mutual gains. Para pemangku kepentingan menunjukkan kesadaran akan saling ketergantungan dalam pengendalian pencemaran udara, keterlibatan aktif dan berkelanjutan dalam berbagai forum kolaborasi, serta keterbukaan untuk menyesuaikan posisi dan mencari solusi yang mengakomodasi kepentingan bersama. Namun demikian, komitmen terhadap proses kolaborasi belum sepenuhnya optimal karena masih menghadapi tantangan berupa inkonsistensi keterlibatan, keterbatasan mekanisme kolaboratif yang terstruktur, serta perbedaan pemahaman teknis antaraktor. Penelitian ini menegaskan bahwa penguatan commitment to process menjadi elemen kunci dalam meningkatkan efektivitas collaborative governance pengendalian pencemaran udara di kawasan industri.