Kayla Adinda Utomo
Mulawarman University, Samarinda, Indonesia

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Implementation of E-Government through UMKM Clustering in Improving Digitalization in Kutai Timur Regency Reza Laksana Putra; Dirk Malaga Kusuma; Munawaroh Munawaroh; Andi Nurhayati; Kayla Adinda Utomo
Dinasti International Journal of Education Management and Social Science Vol. 7 No. 4 (2026): Dinasti International Journal of Education Management and Social Science (April
Publisher : Dinasti Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38035/dijemss.v7i4.6355

Abstract

The Local Government has created a digital-based UMKM clustering with the aim of facilitating transactions for the community and business actors to enhance the regional economic turnover. This research uses a descriptive qualitative method. This research uses secondary data sources from various trusted sources, including official government documents, scientific journal articles, and case studies on the implementation of digitalization in the public sector. In addition, literature analysis also helps in identifying the challenges faced. The data collection techniques in this study are observation, interviews, and documentation. In this study, the data analysis technique uses the data analysis model according to Miles et al. (2019), which includes data collection, data condensation, data display, and conclusion drawing and verification. The purpose of this research is to assess the implementation of e-government through the UMKM website in East Kutai Regency in enhancing digitalization. This study also identifies the obstacles faced in the implementation of this website, as well as analyzes the role of the local government in the success of UMKM digitalization. The conclusion that can be drawn from this research is that the implementation of e-government is progressing well.
Tantangan Akuntabilitas dalam Penggunaan Algoritma pada Layanan Publik: Kajian Literatur Kritis di Kalimantan Timur Ainaya Al Fatihah; Kayla Adinda Utomo
Jurnal Ilmu Hukum, Humaniora dan Politik Vol. 6 No. 2 (2026): (JIHHP) Jurnal Ilmu Hukum, Humaniora dan Politik
Publisher : Dinasti Review Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38035/jihhp.v6i2.7829

Abstract

Penelitian ini mengkaji hubungan antara peningkatan digitalisasi pemerintahan daerah dan tantangan akuntabilitas algoritmik dalam layanan publik. Pendekatan analisis konseptual dan kebijakan digunakan dalam desain kualitatif deskriptif berbasis data sekunder. Kapasitas digital governance diposisikan sebagai konteks analisis, sedangkan akuntabilitas algoritmik menjadi fokus normatif. Sumber data meliputi laporan evaluasi SPBE KemenPAN-RB RI (2023–2025), dokumen kebijakan digital daerah, data pengaduan SP4N-LAPOR!, serta data infrastruktur layanan publik digital. Hasil menunjukkan peningkatan signifikan kapasitas digital Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur, dengan kenaikan kumulatif skor SPBE sebesar 41,9% pada periode 2023–2025. Ekspansi ini disertai ketergantungan sistem yang tinggi, ditandai lebih dari 50 aplikasi layanan publik digital terintegrasi. Interaksi masyarakat dengan sistem juga meningkat, terlihat dari sekitar 500 pengaduan dan capaian tindak lanjut 126,8%. Namun, meskipun kerangka regulasi digital tersedia, belum ada pengaturan spesifik mengenai audit algoritma, hak atas penjelasan keputusan otomatis, maupun evaluasi bias sistem. Disimpulkan bahwa transformasi digital berkembang cepat, tetapi penguatan akuntabilitas algoritmik belum seimbang. Penguatan transparansi sistem, auditabilitas, dan pengawasan manusia menjadi kebutuhan mendesak.