Siti Zahra Pratiwi
Universitas Pendidikan Indonesia

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Kontribusi Pembelajaran PAI dalam Membangun Adab dan Budaya Belajar Siswa : Studi Fenomenologi Siti Zahra Pratiwi; Agus Fakhruddin; Elan Sumarna
Nuris Journal of Education and Islamic Studies Vol. 6 No. 1: 2026
Publisher : Institut Nurul Islam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52620/jeis.v6i1.250

Abstract

Pendidikan Agama Islam (PAI) di jenjang sekolah menengah kejuruan (SMK) kerap tereduksi menjadi pemenuhan target kognitif semata, meninggalkan esensi fundamentalnya dalam pembentukan karakter dan soft skill. Penelitian ini bertujuan untuk menggali dan mendeskripsikan pengalaman subjektif siswa dalam memaknai kontribusi pembelajaran PAI terhadap pembentukan adab dan budaya belajar. Menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi fenomenologi, data dikumpulkan melalui observasi naturalistik dan wawancara mendalam terhadap sepuluh siswa berprestasi serta seorang guru PAI di SMKN 1 Cipanas. Hasil analisis tematik hermeneutik mengungkap empat temuan utama. Pertama, internalisasi nilai PAI secara fundamental menggeser paradigma siswa untuk menempatkan adab di atas ilmu, yang termanifestasi dalam kemampuan presisi menyeleksi lingkungan pergaulan toksik. Kedua, penerapan pendekatan dakwah persuasif dan praktik lapangan, seperti simulasi pemulasaraan jenazah, terbukti sukses menciptakan pengalaman belajar bermakna yang meruntuhkan resistensi afektif siswa. Ketiga, kesadaran spiritual yang terbangun berupa rutinitas ibadah mandiri berfungsi sebagai jangkar emosional yang secara efektif menetralisasi tekanan stres akademik vokasional. Keempat, terjadi transformasi pola pikir kesuksesan dari orientasi egosentris-materialistis menuju etos berprestasi holistik yang berdimensi ukhrawi. Temuan ini menyimpulkan bahwa PAI bukanlah mata pelajaran pelengkap kurikulum, melainkan katalisator struktural utama pembentuk soft skill dan resiliensi moral siswa. Implikasi riset ini menawarkan landasan bagi model integrasi pendidikan agama dan vokasi untuk mencetak lulusan industri yang paripurna dan berintegritas tinggi.