This study aims to analyze the effect of personnel service transformation on the digital well-being of Non-Civil Servant (Non-ASN) employees at the Regional Secretariat of Indragiri Hilir Regency. The research employs a quantitative approach with an associative research design. The population consists of all Non-ASN employees working at the Regional Secretariat of Indragiri Hilir Regency, totaling 46 individuals. A nonprobability sampling technique using saturated sampling was applied, in which the entire population was used as the research sample. Data were collected through questionnaires and analyzed using SPSS software with simple linear regression analysis. The results indicate that personnel service transformation has a positive and significant effect on the digital well-being of Non-ASN employees. This finding suggests that the better the implementation of digital-based personnel service transformation, the higher the level of digital well-being experienced by Non-ASN employees. Therefore, personnel service transformation plays an important role in enhancing the quality of work experience and digital well-being of Non-ASN employees in local government institutions. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh transformasi layanan kepegawaian terhadap kesejahteraan digital tenaga Non-Aparatur Sipil Negara (Non-ASN) di Sekretariat Daerah Kabupaten Indragiri Hilir. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian asosiatif. Populasi penelitian mencakup seluruh aparatur yang bekerja di lingkungan Sekretariat Daerah Kabupaten Indragiri Hilir yang berjumlah 64 orang. Namun, sampel yang bersifat purposive sampling pada penelitian ini berjumlah 46 orang tenaga non-ASN. Pengumpulan data dilakukan melalui kuesioner, sedangkan analisis data menggunakan bantuan program SPSS dengan teknik regresi linier sederhana. Hasil penelitian menunjukkan bahwa transformasi layanan kepegawaian berpengaruh positif dan signifikan terhadap kesejahteraan digital tenaga Non-ASN. Temuan ini mengindikasikan bahwa semakin baik penerapan transformasi layanan kepegawaian berbasis digital, maka semakin meningkat pula kesejahteraan digital yang dirasakan oleh tenaga non-ASN. Oleh karena itu, transformasi layanan kepegawaian menjadi faktor penting dalam mendukung peningkatan kualitas pengalaman kerja tenaga non-ASN di lingkungan pemerintahan daerah.