Reni Purwo Aniarti
Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Muhammadiyah Purwokerto

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Pengaruh Buku Pemilkek (Pengetahuan Kehamilan KEK) Terhadap Pengetahuan Dan Sikap Mengenai Kekurangan Energi Kronis Pada Ibu Hamil Di Wilayah Puskesmas Cilongok II Gendis Zenipia Artha; Reni Purwo Aniarti; Happy Dwi Aprilina; Devita Elsanti
Jurnal Ilmiah Keperawatan STIKES Hang Tuah Surabaya Vol 20 No 1 (2025): March Edition
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Hang Tuah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30643/jiksht.v20i1.412

Abstract

Latar Belakang: Kehamilan sebagai suatu proses bertemunya sel telur dan spermatozoa di dalam rahim seorang wanita. Kehamilan sebagai sesuatu yang terjadi secara fisiologis dan alami. Salah satu masalah dalam kehamilan yaitu KEK. KEK merupakan kondisi indeks masa tubuh (IMT) pada orang dewasa berada dibawah angka normal <17,00 yang disebabkan karena kekurangan gizi dalam jangka waktu yang lama. Tingginya KEK dipengaruhi oleh beberapa faktor, faktor yang berhubungan erat dengan terjadinya KEK pada ibu hamil adalah pengetahuan gizi. Dimana pengetahuan juga mempengaruhi perilaku dan sikap ibu hamil. Salah satu usaha untuk meningkatkan pengetahuan yaitu dengan edukasi menggunakan buku Pemilkek (Pengetahuan Kehamilan KEK). Tujuan: Untuk mengetahui pengaruh buku pengetahuan kehamilan KEK terhadap pengetahuan dan sikap pada ibu hamil mengenai KEK di wilayah Puskesmas Cilongok II. Metode: Penelitian ini menggunakan pendekatan Pre Experimental dengan desain rancangan one group pre-post tes design. Sampel penelitian ini adalah 88 ibu hamil di wilayah puskesmas cilongok II yang diambil menggunakan teknik simple random sampling. Analisis yang digunakan adalah Uji Wilcoxon Signed Rank Test. Hasil: Terdapat pengaruh yang signifikan terhadap pengetahuan ibu hamil sebelum dan sesudah diberikan intervensi edukasi dengan media buku dengan p value = 0,000 (p<0,05). Terdapat pengaruh yang signifikan terhadap sikap ibu hamil sebelum dan sesudah diberikan intervensi edukasi dengan media buku dengan p value = 0,000 (p <0,05). Kesimpulan: Terdapat pengaruh yang signifikan intervensi edukasi dengan media buku terhadap pengetahuan dan sikap ibu hamil 
Relationship Between Characteristics of Pregnant Women And History of Hypertension with Severe Preeclampsia in Banyumas Regional Hospital Sekar Ayu Nadira; Yektiningtyastuti Yektiningtyastuti; Devita Elsanti; Reni Purwo Aniarti
Malahayati Nursing Journal Vol 8, No 8 (2026): Volume 8 Nomor 8 (2026)
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/mnj.v8i8.26101

Abstract

ABSTRACT The maternal mortality rate remains a major problem in Indonesia's healthcare system. One of the leading causes of maternal death is severe preeclampsia, a hypertensive disorder during pregnancy that can progress to eclampsia if not detected and treated early. Severe preeclampsia also increases the risk of fetal death and serious complications for the mother. Risk factors associated with severe preeclampsia include maternal age, education, occupation, and a history of hypertension. This study aims to analyze the relationship between maternal age characteristics, education, occupation, history of hypertension This study used a quantitative retrospective study with a case-control design. The sample consisted of 40 respondents in the case group and 40 respondents in the control group. The research instrument used was a checklist for secondary data collection (RM). The results showed that occupation (p=0.001) and history of hypertension (p=0.000) were significantly associated with severe preeclampsia. Meanwhile, maternal age (p=0.063) and education (p=0.895) were not associated with the severe preeclampsia in pregnancy (p0.05). There was a significant relationship between occupation and history of hypertension with the severe preeclampsia in pregnancy. There was no significant relationship between maternal age and education with the severe preeclampsia in pregnancy. Keywords: Characteristics, Pregnancy, Severe Preeclampsia.  ABSTRAK Angka Kematian Ibu (AKI) masih menjadi masalah utama dalam sistem kesehatan di Indonesia. Salah satu penyebab utama kematian ibu adalah preeklampsia berat, suatu gangguan hipertensi selama kehamilan yang dapat berkembang menjadi eklampsia jika tidak terdeteksi dan ditangani sejak dini. Preeklamsia berat juga meningkatkan risiko kematian janin dan komplikasi serius pada ibu. Beberapa faktor risiko yang terkait dengan preeklamsia berat antara lain usia ibu, pendidikan, pekerjaan, dan riwayat hipertensi. Penelitian ini bertujuan menganalisis hubungan karakteristik usia ibu, pendidikan, pekerjaan, riwayat hipertensi. Penelitian ini menggunakan studi retrospektif kuantitatif dengan desain kasus-kontrol. Sampel terdiri dari 40 responden pada kelompok kasus (ibu hamil dengan preeklampsia berat) dan 40 responden pada kelompok kontrol (ibu hamil tanpa hipertensi dan preeklampsia). Pengumpulan data dilakukan menggunakan lembar checklist dari rekam medis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pekerjaan (p=0,001), dan riwayat hipertensi (p=0,000) memiliki hubungan yang signifikan dengan kehamilan preeklampsia berat. Sedangkan usia ibu (p=0,063) dan pendidikan (p=0,895) tidak berhubungan dengan kehamilan preeklampsia berat (p0,05).  Terdapat hubungan yang signifikan antara pekerjaan dan riwayat hipertensi dengan kehamilan preeklampsia berat. Tidak terdapat hubungan antara usia dan pendidikan ibu hamil dengan kehamilan preeklampsia berat. Kata Kunci: Karakteristik, Kehamilan, Preeklampsia Berat.
Hubungan Usia, Paritas dan Penyakit Penyerta dengan Kejadian Abnormal Uterine Bleeding di Rumah Sakit Umum Daerah Banyumas Freya Hakim Barts; Yektiningtyastuti Yektiningtyastuti; Reni Purwo Aniarti
Malahayati Nursing Journal Vol 8, No 8 (2026): Volume 8 Nomor 8 (2026)
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/mnj.v8i8.26926

Abstract

ABSTRACT Abnormal Uterine Bleeding (AUB) is a common uterine bleeding disorder among women of reproductive age and may be caused by structural or non-structural factors based on the PALM–COEIN classification. This condition can negatively affect quality of life, overall health status, and increase the demand for healthcare services. Several factors are suspected to be associated with the occurrence of AUB, including age, parity, and comorbid diseases. This study aimed to analyze the relationship between age, parity, and comorbidities with the incidence of Abnormal Uterine Bleeding (AUB) at Banyumas Regional General Hospital. This study used a quantitative analytic design with a retrospective method using medical record data. The sample consisted of 110 women of reproductive age diagnosed with AUB at Banyumas Regional General Hospital in 2024. Data analysis was performed using univariate analysis and bivariate analysis with the Chi-square test. The results of univariate analysis showed that the majority of respondents experienced non-structural AUB, as many as 75 people (68.2%), the majority were in the at-risk age group (35 years old) as many as 104 people (94.5%), and most of them had comorbid diseases as many as 92 people (83.6%). Bivariate analysis indicated that age (p-value = 0.662) and parity (p-value = 0.915) were not significantly associated with the incidence of AUB. Meanwhile, comorbid diseases showed a significant relationship with the incidence of AUB (p = 0.004). Keywords: Abnormal Uterine Bleeding, Age, Comorbidities, Parity.  ABSTRAK Abnormal Uterine Bleeding (AUB) merupakan gangguan perdarahan uterus yang sering terjadi pada wanita usia reproduktif dan dapat disebabkan oleh faktor struktural maupun non struktural sesuai klasifikasi PALM–COEIN. Kondisi ini dapat berdampak pada kualitas hidup, status kesehatan, serta meningkatkan kebutuhan pelayanan kesehatan. Beberapa faktor diduga berhubungan dengan terjadinya AUB, di antaranya usia, paritas, dan penyakit penyerta. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan usia, paritas, dan penyakit penyerta dengan kejadian Abnormal Uterine Bleeding (AUB) di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Banyumas. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif analitik dengan pendekatan retrospektif menggunakan data rekam medis. Sampel penelitian berjumlah 110 wanita usia reproduktif dengan diagnosis AUB di RSUD Banyumas tahun 2024. Analisis data dilakukan secara univariat dan bivariat menggunakan uji Chi-Square. Hasil analisis univariat menunjukkan bahwa sebagian besar responden mengalami AUB non struktural yaitu sebanyak 75 orang (68,2%), mayoritas berada pada kelompok usia berisiko (35 tahun) sebanyak 104 orang (94,5%), dan sebagian besar memiliki penyakit penyerta sebanyak 92 orang (83,6%). Hasil analisis bivariat menunjukkan bahwa usia (p-value = 0,662) dan paritas (p-value = 0,915) tidak memiliki hubungan yang bermakna dengan kejadian AUB. Sedangkan, penyakit penyerta memiliki hubungan yang signifikan dengan kejadian AUB (p = 0,004). Kata Kunci: Abnormal Uterine Bleeding, Paritas, Penyakit Penyerta, Usia.