Muhammad Dhimas Alghifari Perdana
Universitas ‘Aisyiyah Yogyakarta

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Lansia, stres, dan hipertensi: Studi komunitas Muhammad Dhimas Alghifari Perdana; Suryani Suryani; Agustina Rahmawati
JOURNAL OF Community Health Issues Vol. 3 No. 2 (2026): April Edition 2026
Publisher : Indonesian Public Health-Observer Information Forum (IPHORR) Kerjasama dengan Ikatan Perawat Kesehatan Komunitas Indonesia (IPKKI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56922/chi.v3i2.2940

Abstract

Background: Hypertension is a major health problem experienced by many elderly people. Every year, hypertension becomes a leading cause of death worldwide, especially among the elderly. This condition not only impacts physical health but can also cause stress in the elderly, as they must cope with activity limitations, concerns about complications, and the pressure of undergoing long-term treatment. Purpose: To determine the relationship between stress levels and the incidence of hypertension in the elderly. Method: This study used a quantitative descriptive correlation design, and a cross-sectional approach. Results: Data analysis using Spearman rank correlation yielded a correlation coefficient of 0.192 (very weak) with a significance of 0.172 because the p-value was >0.05, indicating no relationship between stress levels and the incidence of hypertension in the elderly in Nglegi Hamlet, Gunungkidul. Conclusion: Stress levels do not affect the incidence of hypertension in the elderly.   Keywords: Elderly; Hypertension; Stress.   Pendahuluan: Hipertensi merupakan salah satu masalah kesehatan utama yang banyak dialami oleh kelompok lansia. Setiap tahun, hipertensi menjadi salah satu penyebab utama kematian di dunia, terutama pada kelompok lansia. Kondisi ini tidak hanya berdampak pada kesehatan fisik, tetapi juga dapat menimbulkan stres pada lansia, karena mereka harus menghadapi keterbatasan aktivitas, kekhawatiran terhadap komplikasi, serta tekanan untuk menjalani pengobatan jangka panjang. Tujuan: Untuk mengetahui tingkat stres dengan kejadian hipertensi pada lansia. Metode: Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian kuantitatif dengan desain deskriptif korelasi, dan pendekatan waktu yang digunakan adalah cross-sectional. Hasil: Analisa data menggunakan spearman rank diperoleh nilai koefisien korelasi 0,192 (sangat lemah) dengan signifikansi sebesar 0.172 karena nilai p value >0.05 yang berarti tidak ada hubungan antara tingkat stress dan kejadian hipertensi lansia di Dusun Nglegi Gunungkidul. Simpulan: Tingkat Stres tidak mempengaruhi kejadian hipertensi lansia.   Kata Kunci: Hipertensi; Lansia; Stres.