Adira Kania
Institut Kesehatan dan Teknologi Al Insyirah

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Pengaruh Edukasi Pertolongan Pertama pada Kecelakaan terhadap Tingkat Pengetahuan Remaja di SMA IT Alfikri Islamic Green School Pekanbaru Adira Kania; Rifa Yanti; Ika Permanasari; Rahmaniza
JPNM Jurnal Pustaka Nusantara Multidisiplin Vol. 4 No. 2 (2026): May : Jurnal Pustaka Nusantara Multidisiplin (ACCEPTED)
Publisher : SM Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59945/jpnm.v4i2.1194

Abstract

Kecelakaan lalu lintas masih menjadi masalah kesehatan masyarakat yang serius dan banyak melibatkan remaja, sementara keterlambatan pertolongan awal serta rendahnya pengetahuan pertolongan pertama dapat memperburuk kondisi korban. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh edukasi pertolongan pertama pada kecelakaan terhadap tingkat pengetahuan remaja di SMA IT Al Fikri Islamic Green School Pekanbaru. Penelitian menggunakan desain kuasi eksperimen dengan pendekatan one group pretest posttest design. Sampel berjumlah 39 siswa yang dipilih dengan teknik total sampling. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner pengetahuan berisi 16 pernyataan valid dan reliabel, kemudian dianalisis secara univariat dan bivariat menggunakan uji Wilcoxon. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebelum intervensi mayoritas responden memiliki tingkat pengetahuan rendah, sedangkan setelah edukasi mayoritas berada pada kategori tinggi. Skor median pengetahuan meningkat dari 8 pada pretest menjadi 15 pada posttest. Hasil uji Wilcoxon menunjukkan nilai p value 0,000, yang berarti terdapat pengaruh signifikan edukasi pertolongan pertama pada kecelakaan terhadap tingkat pengetahuan remaja. Temuan ini menegaskan bahwa edukasi yang disampaikan melalui ceramah, demonstrasi, dan media audiovisual efektif meningkatkan pemahaman siswa. Penelitian ini berimplikasi pada pentingnya integrasi edukasi pertolongan pertama secara berkelanjutan di lingkungan sekolah untuk memperkuat kesiapsiagaan, budaya keselamatan, dan respons darurat yang tepat bagi remaja di sekolah dan kehidupan sehari hari yang semakin aman dan responsif.