Jessica Fitriani Putri
Universitas Atma Jaya Yogyakarta

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

SIMULASI DESAIN PASIF SEBAGAI TAHAP PRA-OTOMATISASI DALAM EVALUASI PERFORMA ENERGI BANGUNAN TROPIS DI INDONESIA Jessica Fitriani Putri; Andi Prasetiyo
JURNAL KOLABORASI UNPAND 卷 6 编号 1 (2026): Jurnal Arsitektur Kolaborasi
Publisher : Universitas Pandanaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54325/kolaborasi.v6i1.166

Abstract

Efisiensi energi bangunan merupakan isu krusial dalam pengembangan arsitektur berkelanjutan di wilayah tropis lembap seperti Indonesia. Pada praktiknya, sistem otomatisasi bangunan sering diterapkan pada tahap operasional, sementara optimalisasi desain pasif pada tahap perancangan awal belum dimanfaatkan secara maksimal. Akibatnya, sistem otomatisasi kerap bekerja pada bangunan yang sejak awal memiliki performa energi kurang efisien. Penelitian ini menganalisis peran simulasi energi tahap awal sebagai proses pra-otomatisasi dalam evaluasi performa energi bangunan tropis. Simulasi dilakukan menggunakan Sefaira untuk menguji pengaruh beberapa parameter desain pasif terhadap konsumsi energi, meliputi orientasi bangunan, Window-to-Wall Ratio (WWR), konfigurasi peneduhan, nilai U-Value selubung bangunan, karakteristik kaca, serta beban internal. Objek simulasi berupa bangunan kecil seluas ±50 m² dengan data iklim Jakarta sebagai representasi iklim tropis perkotaan. Simulasi dilakukan secara bertahap dengan pendekatan satu variabel berubah pada satu waktu. Hasil simulasi digunakan untuk mengidentifikasi kombinasi parameter yang menghasilkan konsumsi energi minimum. Dalam kerangka penelitian ini, hasil simulasi diposisikan sebagai performance envelope, yaitu rentang performa energi yang menjadi dasar penentuan pagu operasional sistem otomatisasi. Dengan demikian, simulasi desain pasif tidak hanya berfungsi sebagai alat evaluasi tahap awal, tetapi juga sebagai fondasi metodologis bagi pengembangan bangunan berteknologi lanjut yang efisien energi.
STRATEGI TRANSFORMASI DIGITAL ARSITEK KONTEMPORER BERDASARKAN MODEL BISNIS (2020–2024) Jessica Fitriani Putri; Amos Setiadi
JURNAL KOLABORASI UNPAND 卷 5 期 2 (2025): Jurnal Arsitektur Kolaborasi
Publisher : Universitas Pandanaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54325/kolaborasi.v5i2.103

Abstract

Perkembangan teknologi digital telah mendorong perubahan paradigma dalam praktik arsitektur. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji strategi transformasi digital yang diadopsi oleh arsitek kontemporer berdasarkan model bisnis mereka. Studi literatur ini mencakup rentang waktu 2020–2024 dan mengulas berbagai pendekatan arsitek dalam mengintegrasikan teknologi digital ke dalam proses desain dan kolaborasi profesional. Metode penelitian dilakukan melalui analisis literatur dari jurnal ilmiah, laporan industri, dan publikasi akademik. Hasil studi menunjukkan bahwa transformasi digital memberikan peluang sekaligus tantangan yang signifikan, tergantung pada model bisnis yang digunakan oleh masing-masing firma arsitektur. Penelitian ini memberikan kontribusi dalam memahami preferensi strategi desain digital arsitek kontemporer dan menyarankan penguatan kapasitas digital serta model kolaboratif lintas-disiplin.  
SIMULASI DESAIN PASIF SEBAGAI TAHAP PRA-OTOMATISASI DALAM EVALUASI PERFORMA ENERGI BANGUNAN TROPIS DI INDONESIA Jessica Fitriani Putri; Andi Prasetiyo
JURNAL KOLABORASI UNPAND 卷 6 期 1 (2026): Jurnal Arsitektur Kolaborasi
Publisher : Universitas Pandanaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54325/kolaborasi.v6i1.166

Abstract

Efisiensi energi bangunan merupakan isu krusial dalam pengembangan arsitektur berkelanjutan di wilayah tropis lembap seperti Indonesia. Pada praktiknya, sistem otomatisasi bangunan sering diterapkan pada tahap operasional, sementara optimalisasi desain pasif pada tahap perancangan awal belum dimanfaatkan secara maksimal. Akibatnya, sistem otomatisasi kerap bekerja pada bangunan yang sejak awal memiliki performa energi kurang efisien. Penelitian ini menganalisis peran simulasi energi tahap awal sebagai proses pra-otomatisasi dalam evaluasi performa energi bangunan tropis. Simulasi dilakukan menggunakan Sefaira untuk menguji pengaruh beberapa parameter desain pasif terhadap konsumsi energi, meliputi orientasi bangunan, Window-to-Wall Ratio (WWR), konfigurasi peneduhan, nilai U-Value selubung bangunan, karakteristik kaca, serta beban internal. Objek simulasi berupa bangunan kecil seluas ±50 m² dengan data iklim Jakarta sebagai representasi iklim tropis perkotaan. Simulasi dilakukan secara bertahap dengan pendekatan satu variabel berubah pada satu waktu. Hasil simulasi digunakan untuk mengidentifikasi kombinasi parameter yang menghasilkan konsumsi energi minimum. Dalam kerangka penelitian ini, hasil simulasi diposisikan sebagai performance envelope, yaitu rentang performa energi yang menjadi dasar penentuan pagu operasional sistem otomatisasi. Dengan demikian, simulasi desain pasif tidak hanya berfungsi sebagai alat evaluasi tahap awal, tetapi juga sebagai fondasi metodologis bagi pengembangan bangunan berteknologi lanjut yang efisien energi.