Dinar M K Nugraheni
Universitas Diponegoro

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Transformasi Digital dengan Pengembangan Enterprise Architecture pada Layanan Kesehatan Nindyaistia; Aris Puji Widodo; Dinar M K Nugraheni; Kurniawan Widodo
Joutica Vol 11 No 1 (2026): MARET
Publisher : Universitas Islam Lamongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30736/jti.v11i1.1643

Abstract

Rumah sakit setiap hari menangani data dalam jumlah sangat besar, namun mayoritas melakukan pengolahan data manual. Penerapan sistem-teknologi informasi diharapkan dapat meningkatkan efisiensi dan mutu pelayanan pasien, namun seringkali hanya berfungsi sebagai tempat penyimpanan data, belum mendukung pencapaian tujuan strategis organisasi. Implementasi sistem informasi rumah sakit sering dilakukan tanpa acuan arsitektur organisasi (enterprise architecture) yang terstruktur. Kondisi ini menyebabkan berbagai permasalahan seperti redundansi data, ketidaksesuaian alur kerja klinis, inefisiensi operasional, serta ketidakselarasan antara tujuan strategis, proses layanan kesehatan, dengan sistem-teknologi informasi. Penelitian sebelumnya menunjukkan pentingnya enterprise architecture dalam menyelaraskan proses bisnis dengan sistem-teknologi informasi, namun penerapan spesifik di rumah sakit masih terbatas. Penelitian ini bertujuan merancang arsitektur organisasi yang dapat meningkatkan keselarasan antara strategi dan proses bisnis rumah sakit dengan sistem-teknologi informasi yang digunakan. Penelitian menggunakan pendekatan Design Science Research (DSR). Artefak yang dihasilkan berupa model enterprise architecture rumah sakit yang disusun sesuai dengan lapisan arsitektur TOGAF, mengacu kerangka reference architecture rumah sakit, serta dimodelkan menggunakan ArchiMate. Arsitektur yang dihasilkan mencakup arsitektur bisnis, sistem informasi, dan teknologi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penyusunan arsitektur organisasi membantu mengidentifikasi kelemahan pada implementasi sistem informasi, meningkatkan keselarasan antara strategi dan proses bisnis dengan sistem informasi, serta mendukung integrasi data untuk kebutuhan pelayanan, akreditasi rumah sakit, dan pelaporan program kesehatan nasional. Arsitektur yang dihasilkan juga mempermudah komunikasi antara tenaga medis, manajemen rumah sakit, dan tim teknologi dalam pengembangan dan pengelolaan sistem informasi rumah sakit