Desa Teka Sire di Kecamatan Manggalewa, Kabupaten Dompu, memiliki potensi besar di bidang peternakan sapi, namun menghadapi permasalahan limbah ternak yang belum terkelola dan ketergantungan terhadap pakan komersial yang mahal. Kondisi ini menurunkan efisiensi usaha peternakan serta menimbulkan dampak lingkungan. Diperlukan inovasi teknologi yang dapat mengolah limbah menjadi sumber daya produktif dan berkelanjutan. Kegiatan ini bertujuan meningkatkan kapasitas peternak dalam mengimplementasikan teknologi fermentasi pakan serta mengolah limbah sapi menjadi sumber energi dan pupuk organik untuk kemandirian desa. Metode pelaksanaan meliputi sosialisasi, pelatihan, dan demonstrasi teknologi fermentasi pakan, pembuatan biogas, serta pupuk organik. Kegiatan dilanjutkan dengan pendampingan manajemen usaha dan evaluasi keberlanjutan untuk memastikan adopsi teknologi oleh kelompok peternak. Program ini berhasil meningkatkan pengetahuan dan keterampilan peternak dalam memproduksi pakan fermentasi dengan bahan lokal, yang meningkatkan efisiensi pakan hingga 25%. Teknologi biogas skala rumah tangga berhasil menurunkan konsumsi LPG sebesar 30%, sementara pupuk organik cair dan padat dimanfaatkan pada lahan pertanian sekitar. Terbentuk kelompok usaha “Sire Mandiri” yang mengelola produksi pupuk dan biogas secara mandiri. Program ini juga meningkatkan kesadaran lingkungan dan memperkuat ekonomi masyarakat berbasis sumber daya lokal. Teknologi fermentasi pakan dan pengolahan limbah sapi efektif meningkatkan efisiensi peternakan, mengurangi limbah, serta mendukung kemandirian energi dan pupuk desa.